Abdul Basyid Has Perjuangkan Industri Bahari untuk Wilayah Pesisir Kepri

1004

MONITOR, Natuna –┬áSebagai Provinsi Kepulauan yang 96 persen wilayah merupakan lautan, Kepualauan Riau (Kepri) memiliki kekayaan alam bahari yang melimpah. Anugerah sumber daya alam tersebut harus dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat Kepri.

Meskipun Kepri wilayah kepulauan pengerak utama ekonominya selama ini berasal dari sektor perdagangan, industri pengolahan, dan manufaktur. Secara spasial, perekonomian Kepri digerakan di Kota Batam.

Merespon kondisi tersebut, Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Kepri, Abdul Basyid Has mendorong untuk mengembangkan industri bahari di Kepri yang selama ini terpinggirkan.

“Sebagai wilayah perbatasan, pertumbuhan ekonomi Kepri selama ini ditopang industri manufaktur dan perdagangan, pengembangan bahari sedikit terabaikan. Segmentasi pengembangan ekonomi masyarakat harus jelas, Batam untuk industri manufaktur, wilayah pesisir untuk industri bahari agar seluruh masyarakat Kepri dapat sejahtera. Harapan kedepan masyarakat pesisir dan terluar seperti Natuna harus diberdayakan dalam pengembangan industri bahari. ,” ucap Abdul Basyid Has saat diwawancarai di Natuna, Rabu (9/1/2019).

Caleg Partai Kebangkitan Bangsa tersebut menambahkan kekayaan laut yang luar biasa seringkali tidak dijadikan prioritas, padahal banyak masyarkat Kepri yang mengantungkan hidupnya pada hasil laut. Pengembangan industri bahari yang berkelanjutan menjadi kebutuhan bagi masyarakat di pesisir Kepri.

“Pembangunan Kepri kedepan tidak hanya soal industri dan perdagangan, tapi juga industri bahari itu komitmen saya,” tegasnya.