Deri Febogi Ajak Masyarakat Lampung Untuk Tidak Sebarkan Hoax Tsunami Selat Sunda

1013

MONITOR, Bandar Lampung РIndonesia berduka cita atas musibah tsunami yang melanda kawasan pesisir Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan masa tanggap darurat bencana hingga beberapa hari kedepan dengan fokus utama pada evakuasi pencarian, penanganan korban luka, serta penanganan pengungsi.

Dalam proses tanggap darurat, terdapat beberapa informasi hoax yang meresahkan masyarakat di sekitar Selat Sunda yang tersebar melalui media sosial dan pesan singkat (SMS). Kabar hoax tersebut mengatakan tsunami susulan di Selat Sunda yang membuat panik masyarakat di pengungsian, terhintung sudah dua kali hoax tsunami susulan meresakan masyarakat.

Menangapi hal tersebut, Deri Febogi Calon Anggota Legislatif DPRD Kota Bandar Lampung Dapil III mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya, karena dapat menimbulkan kegaduan masyarakat di wilayah bencana.

“Sangat disayangkan ditengah bencana masih ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi hoax tentang tsunami susulan, kita berharap institusi terkait dapat segera mengamankan para penyebar hoax serta masyarakat untuk tetap mengikuti informasi sumber yang jelas seperti BNPB atau BMKG,” ujar Deri Febogi saat dimintai keterangan di Bandar Lampung, Rabu (26/12/2018).

Menurut pantauan langsung Deri Febogi di media sosial sudah dua kali informasi mengenai tsunami susulan menyebar, terakhir tadi siang yang menyebutkan gelombang air laut naik. “Mari kita ringankan beban saudara kita yang terkena musibah tsunami di Selat Sunda baik dengan memberikan doa, bantuan, dan tidak menyebarkan informasi hoax yang membuat kepanikan di pengungsian,” tutupnya.