BERITA

Pentolan Superman Is Dead Tantang Habib Bahar

MONITOR, Jakarta – Jerinx, musisi asal Bali yang juga pentolan grup band Superman is Dead (SID) geram atas aksi kekerasan yang dilakukan Habib Bahar. Bahkan, dia menantang langsung untuk diadu dengan Habib Bahar.

“Persetan kedua capres. Saya paling suka diadu sama bully macam Bahar ini. Silakan atur. Jawa Bali Sumatera di mana saja saya siap. Yang kalah minggat dari Indonesia,” tulis Jerinx di akun Twitter resminya, @JRX_SID, Kamis 20 Desember 2018.

Kekesalan Jerinx atas aksi kekerasan diluapkan dalam beberapa cuitan. Terlebih setelah terungkapnya kekerasan fisik yang dilakukan Habib Bahar terhadap dua remaja di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jerinx mengatakan ‘serangan’-nya ke Habib Bahar tak berhubungan dengan politik atau pencapresan. “Ini ga ada hubungan sama agama, politik, capres. Sejak dulu saya memang benci sekali sama bully. Anak Anda dianiaya di depan Anda seperti itu gimana rasanya?” lanjut Jerinx.

Kicauan Jerinx kemudian jadi kontroversi dan direspons oleh pengacara Habib Bahar, Sugito Atmo Prawiro. Pihaknya tak mau mempersoalkan pernyataan Jerinx dan memilih berfokus pada perkara. “Ya kalau mengenai provokasi-provokasi dari pihak mana pun, kita jangan terpancing. Kita konsentrasi di pokok perkara hukum saja dulu, jadi kami tidak mau menanggapi hal-hal yang lain dulu,” ujarnya.

Dalam persoalan ini, Persaudaraan Alumni (PA) 212 membela Habib Bahar. Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin menyebut Jerinx cuma mencari sensasi. “Habib Bahar lagi memberikan hukuman, bukan berkelahi dan bukan kelasnya si Jerinx yang nggak ngerti agama. Jerinx ini orang nggak jelas, cuma mau cari sensasi ala kecebong,” kata Novel.

Gerindra juga buka suara. Partai berlogo kepala garuda itu menyebut tantangan yang dilempar Jerinx ke Habib Bahar tak penting. “Urusan tantangan itu nggak pentinglah. Menambah panas suasana saja. Sudah clear ya urusan Habib Bahar. Sudah datang ke sana dan ditahan Polda Jawa Barat. Ini kan menunjukkan Habib Bahar punya komitmen menghadapi kasus ini,” ujarnya.

Recent Posts

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

17 menit yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

32 menit yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

17 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

3 hari yang lalu