DAERAH

Sempat Kuatir Gagal, Petani Bawang Putih Magelang Senang Akhirnya Panen GBL Taiwan

MONITOR , Magelang – Petani bawang putih di lereng gunung Sumbing Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran Magelang kini bisa bernapas lega. Pasalnya, mereka sempat diliputi keraguan dan kekuatiran gagal panen karena menggunakan benih bawang putih impor asal Taiwan varietas Great Black Leaf (GBL). Maklum, opini yang berhembus menyebut bahwa benih impor asal Taiwan tersebut diduga tidak cocok ditanam di Indonesia. Padahal varietas tersebut telah direkomendasikan Kementerian Pertanian sebagai jenis benih yang boleh ditanam karena hasil uji DNA-nya identik dengan varietas Sangga Sembalun.

Keraguan petani akhirnya sirna setelah bawang putih yang mereka tanam ternyata bisa berumbi dan dipanen pada umur 120 sampai 140 hari sejak tanam.

“Jujur kami benar-benar kuatir dan was- was saat awalnya diberi benih varietas GBL asal Taiwan oleh mitra importir PT Citra Gemini Mulya. Kami tanam sampai umur 80 hari masih belum kelihatan umbinya. Baru _mbendhol_ kecil. Ternyata setelah kami tunggu beberapa hari, umbinya makin membesar bahkan cepat. Umur di atas 120 hari hasilnya sangat bagus”, ujar Siswanto, Petani Kelompoktani Tunas Muda Desa Sukomakmur Kajoran Magelang.

Tokoh petani lainnya, Kabul, menyebut bahwa GBL asal Taiwan yang ditanam petani di wilayahnya sangat mirip dengan bawang putih yang ditanam oleh petani era tahun 80 – 90an.

“Dulu daerah ini merupakan sentra bawang putih, simbah-simbah menyebutnya dengan Lengkong Gombloh. Apakah identik dengan GBL, masih belum pasti. Yang jelas kami sudah membuktikan bahwa benih GBL asal Taiwan memang bisa tumbuh dan berumbi di sini. Kuncinya air harus tersedia dan pemupukan cukup. Hasilnya bisa besar seperti ini umbinya”, terang Kabul.

Berdasarkan pengukuran ubinan yang dilakukan petani bersama dinas pertanian setempat, hasil panen benih GBL asal Taiwan yang ditanam secara monokultur mencapai 11,04 ton per hektar.

“Hasil tersebut melampaui produktivitas panen nasional tahun 2017 yang sebesar 9,09 ton per hektar. Harga jual bawang putih GBL kering panen selama 7 hari mencapai Rp 23.000 per kilogram. Pemasarannya sangat mudah, para pengepul di Temanggung dan Magelang bahkan sampai berebut”, ujar Yoga Susilo, Kepala Seksi Sayuran dan Tanaman Obat Dinas Pertanian dan Pangan Magelang.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Prihasto Setyanto, saat diminta keterangan membenarkan bahwa benih GBL asal Taiwan memang bisa tumbuh dan berumbi di Indonesia. Meski begitu pihaknya meminta petani tetap teliti jangan sampai benih GBL tercampur dengan bawang putih konsumsi asal China yang jelas-jelas tidak bisa berumbi jika ditanam.

“Benih asli GBL asal Taiwan termasuk yang kita rekomendasi boleh ditanam karena hasil uji DNA sama dengan jenis Sangga Sembalun. Memasuki musim penghujan Desember ini, menjadi waktu yang tepat untuk tanam bawang putih GBL karena air tercukupi”, pungkas Prihasto.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

5 jam yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

7 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

15 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

16 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu