ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Merebaknya fenomena remaja yang minum air rebusan pembalut wanita di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bekasi, menimbulkan permasalahan sosial baru.
Terkait hal itu, Anggota DPR RI Partai Gerindra Putih Sari mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera bertindak menangani fenomena ini.
“Presiden beserta jajarannya harus responsif terhadap kasus ini. Jangan sampai fenomena remaja yang kecanduan air rebusan pembalut wanita ini meluas,” ujar Putih Sari saat dihubungi, Selasa 13 November 2018.
Menurutnya, diperlukan sosialisasi secara berkesinambungan yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait guna mengedukasi para remaja.
“Sosialisasi perlu rutin dilakukan pihak terkait agar para remaja bisa mengetahui dampaknya bagi diri mereka dan masa depannya,” ujarnya.
Putih Sari yang kembali maju sebagai Caleg DPR RI Partai Gerindra dari Dapil Jabar VII mewakili Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta dengan nomor urut 1 ini juga berharap ada penelitian yang spesifik terkait bahaya dari fenomena rebusan air pembalut ini.
“Karena sekarang belum ada penelitian ilmiah tentang dampak menghirup air rebusan pembalut ini, perlu didorong oleh Kemenkes untuk membuat penelitian tentang ini,” tutupnya.
Sebelumnya, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari mengatakan, kasus tersebut kabarnya telah merambah di kalangan remaja di wilayah Jawa Barat terutama Karawang dan Bekasi.
MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…