MEGAPOLITAN

Pengoperasian Skybridge Tanah Abang Molor, ini Kata Ombudsman

MONITOR, Jakarta – Pengoperasian Skybridge Tanah Abang terancam molor. Pasalnya, Ombudsman DKI Jakarta telah menemukan lima hal yang belum disepakati Pemprov DKI dan PT KAI, sehingga menyebabkan tertundanya pengoperasian jembatan multiguna atau Skybridge Tanah Abang.

Sekedar diketahui, Pemprov DKI menargetkan pengoperasian jembatan Skybridge pada 15 Oktober 2018. Namun Pembangunan Sarana Jaya selaku BUMD yang melaksanakan pembangunab kembali menunda hingga akhir November 2018.

Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho, menyatakan permasalahan yang belum disepakati oleh Pemprov DKI dan KAI salahsatunya terkait persoalan aset, hingga pengamanan.

“Jadi habis soft opening ada pertemuan antara Pemprov dan PT KAI. Ternyata ada beberapa masalah pertama itu terkait persoalan aset. Yang kedua itu flow penumpang, ketiga itu soal sarana dan prasarana pendukung di Skybridge,” kata Teguh di Jakarta, Selasa (13/11).

“Yang keempat terkait dengan gate, dan kelima terkait dengan pegamanan,” lanjutnya.

Dikatakannya, Ombudsman telah memanggil masing-masing pihak pada minggu lalu. Namun hingga kini belum ada kesepakatan kembali antara Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI, salah satunya terkait penyediaan fasilitas umum seperti toilet.

“Jadi mereka meminta supaya PT Pembangunan Sarana Jaya menyiapkan toilet lah. Kemarin waktu kami panggil PT Pembangunan Sarana Jaya sedang melakukan designing lagi untuk toiletnya itu,” jelas Teguh.

Teguh mengatakan Pemprov DKI Jakarta juga harus segera berkoordinasi terkait pengaturan penumpang yang masuk dari skybridge ke stasiun, maupun sebaliknya. Dia mengatakan Pemprov DKI hingga saat ini belum ada pembicaraan serius dengan PT KAI.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

12 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

14 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

1 hari yang lalu