POLITIK

Muncul Istilah Sontoloyo hingga Genderuwo, Ini Pesan Politikus Gerindra ke Jokowi

MONITOR, Jakarta – Pemilihan istilah yang disampaikan Presiden Jokowi kepada masyarakat tentang politisi ‘sontoloyo’ hingga ‘genderuwo’, menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengontrol tutur katanya. Hal itu disampaikan Politikus Gerindra Moh. Nizar Zahro saat dihubungi MONITOR, di Jakarta, Senin (12/11).

“Munculnya istilah sontoloyo dan genderuwo dari mulut Presiden Jokowi menunjukkan bahwa presiden sudah tidak mampu lagi mengontrol tata tuturnya,” kata dia.

Nizar menyesalkan, lantaran Jokowi selain sebagai calon presiden (Capres) juga berdudukan sebagai kepala negara yang semestinya tidak terbawa arus panasnya persaingan Pilpres. “Suhu politik boleh memanas, tapi ketauladanan seorang kepala negara wajib tetap terjaga,” ujar anggota dewan tersebut.

Ia menilai, meluncurnya kata-kata tidak pantas di hadapan khalayak umum justru menunjukkan Capres Jokowi sedang panik. Sebab, seseorang yang panik biasanya sudah tidak mampu lagi mengontrol omongannya, emosi lebih menguasai daripada daya nalarnya.

“Mestinya Pak Jokowi belajar dari tiga gelombang Pilkada yang sudah digelar. Meskipun menghadapi kompetisi politik yang memanas, para gubernur, bupati, dan walikota, tetap mampu mengontrol kata-katanya,” terang Ketum Satria itu.

“Karena mereka sadar bahwa mereka adalah pemimpin yang harus tetap memberikan ketauladanan kepada rakyatnya,” tandas dia.

Recent Posts

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

12 jam yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

12 jam yang lalu

88 Perwira Dirotasi Kapolri Suyudi, IPW Soroti Potensi Gesekan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…

15 jam yang lalu

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Peternak, Kementan Perkuat Genetik dan Produktivitas

MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…

20 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT

MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…

20 jam yang lalu

Kementan Perkuat Langkah Pemda dalam Pengendalian Penyakit Hewan di Gunungkidul

MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…

1 hari yang lalu