MEGAPOLITAN

Golkar Mengaku Muak dengan Polemik Perebutan Kursi Wagub DKI

MONITOR, Jakarta – Polemik yang dipertontonkan PKS dan Gerindra soal kursi Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta mengundang reaksi keras sejumlah fraksi di DPRD Jakarta. Mereka mendesak agar PKS dan Gerindra secepatnya menyelesaikan polemik atas  persoalan kursi Wagub tersebut.

“Kok suasana jadi tak menentu gini. Sebelumnya PKS dan Gerindra rebutan siapa yang punya hak  mengisi kursi Wagub. Sekarang mereka ribut lagi soal struktur Badan Seleksi Wagub. Kami muak lah dengan polemik yang mereka pertontonkan. Yang jelas warga Jakarta saat ini menunggu sebenarnya siapa calon yang akan disodorkan untuk ngisi kursi Wagub,”tegas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Asraf Ali kepada MONITOR.

Diakui Asraf, berbicara kursi Wagub DKI, memang PKS dan Gerindra yang punya kewenangan untuk mengusulkan karena keduanya adalah partai pengusung Aniea-Sandi saat Pilkada Jakarta.

“Tapi perlu diingat juga  fraksi lain punya hak suara. Tanpa fraksi lain, Gerindra dan PKS tidak dapat mengbil keputusan di paripurna,”tukasnya.

Dengan demikian kata Asraf, PKS dan Gerindra tidak bisa asyik sendiri dengan kepentingan mereka tanpa memperhatikan suara rakyat Jakarta yang diwakili fraksi-fraksi lain.

“Harapan saya ini segera di komunikasikan dengan baik dan perhatikan rakyat jakarta yang membutuhkan pemimpin yang pantas dan berpengalaman serta berpengetahuan tentang jakarta yang akan menghantarkan rakyat menuju kesejahteraan,”terangnya.

Dengan kata lain, ditegaskan Asraf PKS dan Gerindra jangan abaikan fraksi lain yang merupakan refrestatif rakyat dan penentu siapa sebenarnya yang berhak mengisi kursi Wagub DKI setelah ditinggal Sandiaga Uno.

“Jadi finalisasinya kursi Wagub itu bukan ada di Gerindra dan PKS tapi ada pada semua fraksi di DPRD Jakarta,”pungkasnya.

Seperti diketahui, saat ini polemik baru kembali muncul antara PKS dan Gerindra.  Kali ini kedua partai tersebu berebut posisi strategis dalam Basan Seleksi Wagub yang betuk oleh keduanya.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

2 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

6 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

7 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

11 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

11 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

13 jam yang lalu