PEMERINTAHAN

Kerap Bermasalah, Lion Air Disarankan ‘Istirahat’

MONITOR, Jakarta – Berulangkali permasalahan menerpa maskapai Lion Air. Dari berbagi permasalahan tersebut, secara hipotetis bisa memperbesar kepercayaan publik, bahwa maskapai ini belum termasuk kategori aman untuk digunakan sebagai alat trasportasi udara.

Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing, menilai maskapai penerbangan Lion Air sudah seharusnya instrospeksi diri secara internal dan menyampaikan kepada publik kekurangan-kekurangan yang ditemukan dalam pengelolaan Lion Air.

Ia menilai, pihak Lion Air tidak perlu harus menunggu desakan dari publik maupun yang bisa jadi berdampak keluarnya surat peringatan atau pemberian sanksi dari Kementerian Perhubungan.

“Belum kering air mata keluarga para korban jatuhnya Lion Air pekan lalu yang diduga kuat menewaskan semua penumpang, muncul kejadian baru pesawat yang lain dari maskapai ini menabrak tiang di Bandara Fatmawati Bengkulu,” ujarnya, Kamis (8/11).

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai bagian dari pertanggungjawaban publik akibat manajemen Lion Air yang masih sangat memprihatinkan ini, sudah saatnya maskapai ini menyatakan diri “istirahat” mengudara hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Masa rentang waktu “istirahat” itu, direksi perusahaan Lion Air perlu sungguh-sungguh berkontemplasi untuk menentukan satu pilihan dari tiga alternatif. Pertama, mungkin ini saatnya para direksi mengambil keputusan bulat agar maskapai ini menyatakan diri untuk ‘istirahat” terbang selama rentang waktu yang belum ditentukan. Atau kedua, kemungkinan mempertimbangkan mengganti direktur utama Lion yang mampu melakukan revolusi mental kepada segenap manajemen dan karyawan di maskapai ini, tanpa kecuali.

“Atau boleh jadi, perlu juga dipertimbangkan agar Lion Air merger dengan Citilink,” tandasnya.

Recent Posts

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

12 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

12 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

14 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu, Produktivitas Meningkat 2,7 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…

16 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

16 jam yang lalu

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

1 hari yang lalu