MONITOR, Sleman – Progres rehabilitasi rumah warga Desa Balecatur Kecamatan Gamping melalui program rumah tidak layak huni, sudah terealisasi.
Dinding batako, lantai dan teras rumah pelaksanaan TMMD Reguler 103 Sleman juga sedang dikebut pengerjaannya, sehingga material semen dan juga pasir terus dipastikan ketersediaannya dengan dropping secara periodik. Nampak warga bersama anggota Satgas TMMD bersiap menurunkan logistik rehab rumah. Pengerjaan rumah memang tergolong cepat sejak dipugar Senin 15 Oktober lalu,hal ini tak terlepas dari banyaknya ploting pasukan yang mengawaki bedah rumah, semangat mereka, juga karena ketersediaan bahan baku serta dukungan faktor alam yang bersahabat.
“Berkat bantuan semua pihak, rumah saya jadi lebih cepat jadinya Pak. Pokoknya saya sangat berterima kasih sekali, mudah-mudahan barokah Pak dan dapat segera kami huni.” ungkap Sariyo
Pada RTLH ini, pengerjaan pada bagian ventilasi, juga diperlukan kehati-hatian sehingga hasilnya nanti optimal, sebab karya ini akan dinikmati keluarga tersebut dalam waktu yang lama. Terlihat Sariyo menatap lega akan kedatangan material rumahnya yang diangkut menggunakan armada umum.Rumahnya mendapatkan bantuan program pemerintah rehab RTLH APBD 2018.
MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…