MONITOR, Sleman – Egrang merupakan permainan dengan menggunakan galah atau tongkat sebagai pijakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Menurut W.J.S Poerwadarminto (Baosastra Djawa, 1939), egrang-egrangan berarti dolanan atau permainan yang menggunakan batang kayu atau bambu yang diberi pijakan untuk berjalan.
Hal itu pula yang dilakukan Pramuka Saka Wira Kartika dilokasi TMMD Reguler ke 103 Kodim 0732/Sleman. Tentunya kegiatan ini dilakukan sore hari diwaktu istiraht bekeeja dalam kegiatan sasaran fisik TMMD bersama anak anak dusun Temuwuh.
Novida salah satu anghota Saka Wira Kartika Kodim 0732/Sleman mengatakan bhwa permainan egrang merupakan permainan tradisional yang aptut dilestarikan. Demgan pengenalan kepada anak anak diharapkan mereka tidak akan lupa dengan permainan anak anak bangsa sendiri. (her)
MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…
MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…
MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia…
MONITOR - Bagi Nursyahwa Syakila, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan. Sejak usia 7 tahun, ayat-ayat Al-Qur’an…