JATENG-YOGYAKARTA

Hasil Pembangunan Satgas TMMD Reg 103 Kodim Sleman Sudah Mulai Dirasakan Warga

MONITOR, Slemaan – Apa yang terbayang di benak kala  mendengar kata yang satu ini? Para prajurit berbaju loreng dengan tampang serius dan selalu membawa senjata kemanapun berada?

Tentara,Tentara…

Eiitts.. tunggu dulu. Iya sih mereka selalu siap sedia mempertahankan NKRI setiap saat, tapi para tentara ternyata juga adalah salah satu sahabat terdekat rakyat,loh. Nggak percaya?

Mari sejenak kita tengok aktifitas para tentara dalam Tentara Manunggal Membangun Desa atau biasa disebut TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 yang juga dilaksanakan Kodim 0732/Sleman tepatnya di desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kab. Sleman. Selasa (30/10/2018)

TMMD sendiri sebenarnya adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementrian, lembaga pemerintah, non kementrian dan pemerintah daerah. Secara nasional, TMMD di Seluruh Indonesia dengan sasaran daerah pedesaan. Salah satu manfaat terbesarnya, tentu saja program mulia ini bisa membantu percepatan pembangunan di pedesaan. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh warga masyarakat desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kab. Slemanyang tahun ini menjadi sasaran kegiatan TMMD ke-103 oleh Kodim 0732/Sleman.

Secara umum, kegiatan TMMD ke-103 di Sleman dibagi dalam 2 jenis yakni pembangunan fisik dan non fisik. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait.

Pembangunan Fisik

Sasaran TMMD secara fisik adalah pembangunan rumah tidak layak huni, pavingisasi jalan pedesaan, renovasi jembatan, dan lain-lain. Warga setempat merasa sangat terbantu dengan adanya TMMD serta berbagai perbaikan yang dilakukan di desa tersebut. Selain percepatan pembangunan, kegiatan ini membuat tentara semakin dicintai rakyat. Tidak ada lagi steorotipe di masyarakat bahwa tentara hanya bertugas mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kurang berbaur dengan masyarakat.

Pembangunan Non fisik

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melakukan serangkaian pelatihan, layanan dan sosialisasi untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kemudahan bagi masyarakat di desa Balecatur, kecamatan Gamping. Kegiatan tersebut diantaranya adalah pelatihan menjahit bagi ibu-ibu, serta pelayanan akta kelahiran, KK dan KTP gratis bagi warga. Kegiatan ini disambut antusias karena member dampak jangka panjang dalam berbagai aspek seperti peningkatan taraf hidup dan pelestarian lingkungan.

Recent Posts

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

11 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

13 jam yang lalu

Mei, Gerakan Sosial, dan Ancaman Keamanan Nasional

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…

16 jam yang lalu

Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta Bela Saiful Mujani: Ini Bukan Makar, tapi Kritik Total

MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

17 jam yang lalu

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

1 hari yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

1 hari yang lalu