MONITOR, Sleman – Di era modern ini, telah terjadi suatu pergeseran di berbagai sendi kehidupan. Bahkan, segalanya sudah serba digital. Akibatnya menjadi kebutuhan primer setiap orang. Tak terkecuali untuk anak-anak.
Dampaknya, anak menjadi malas bergerak. Bahkan yang terparah komunikasi dan sosialisasinya juga kurang. Padahal, banyak kegiatan yang bisa dilakukan di luar ruangan.
Padahal, bermain menjadi salah satu alternatif untuk bersosialisasi. Permainan tradisional, contohnya, dapat menjadi salah satu pilihan. Sayangnya, banyak orang kini enggan mengenalkan permainan tradisional. Alasannya, ingin mengikuti perkembangan zaman.
Disela sela istirahat satgas TMMD Reg ke 103 Kodim 0732 Sleman Serda hermawan mengajak anak anak maen Berbagai macam dolanan anak dikenalkan.dengan penuh keceriaan anggota satgas dan anak anak warga desa temuwuh larut dalam permainan.
Ketua Rt 03 dusun temuwuh Suharyanto mengakui sangat senang dengan Keakraban anak anak dusun temuwuh,Balecatur,Gamping,Sleman yang sudah terjalin.Jika ditengok ke belakang, permainan tradisional ini banyak sekali manfaatnya. Bukan hanya itu, permainan tradisional juga kaya pelajaran dan nilai-nilai. Dan yang tidak kalah penting, hingga saat ini, permainan tradisional masih relevan dengan perkembangan jaman.tuturnya.
MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…
MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…
MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia…
MONITOR - Bagi Nursyahwa Syakila, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan. Sejak usia 7 tahun, ayat-ayat Al-Qur’an…