BERITA

PKS Buka-bukaan Soal Deal Politik Jabatan Wagub DKI Dengan Gerindra

MONITOR, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sepertinya mulai resah jika Kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta bakal diambil oleh Partai Gerindra.

PKS pun akhirnya buka-bukaan terkait deal politiknya dengan Partai Gerindra soal kursi Wagub DKI Jakarta yang ditinggal Sandiaga Uno.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Jakarta Abdurrahman Suhaimi, deal politik antara PKS dan Gerindra soal kursi Wagub DKI itu memang ada. Oleh karenanya, ditegaskan Suhaimi seharusnya Gerindra komitmen dengan janjinya yang akan memberikan kursi Wagub DKI Kepada PKS.

“Jadi begini, saat penetapan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) sebagai partai koalisi, petinggi PKS dan Gerindra melakukan rapat tertutup membahas siapa pengganti Pak Sandi, akhirnya dalam rapat tersebut disepakatilah untuk kursi Wagub diserahkan kepada PKS. Atas dasar itulah kami selalu tanya komitmen Gerindra,” kata Suhaimi kepada MONITOR, Jumat 26 Oktober 2018.

Menurutnya, jika Gerindra tetap ngotot dan tak komitmen dengan janjinya, maka bukan tak mungkin soal kursi Wagub ini bisa mengganggu konstelasi koalisi untuk pilpres 2019 mendatang. “Bisa jadi (mengganggu koalisi Gerindra-PKS). Namanya juga kader, mereka pasti bisa bersikap,” kata Suhaimi

Menyinggung soal pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengatakan untuk posisi Wagub DKI Diserahkan kepada Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M Taufik, Suhaimi mengaku dirinya tidak tahu maksud mantan Danjen Kopasus itu. “Saya enggak tahu maksudnya. Jadi tanyakan langsung pada pak Prabowo,” ujar Suhaimi.

Ditegaskan Suhaimi, PKS masih masih berharap Gerindra memegang komitmen saat penetapan Sandiaga Uno sebagai cawapres Prabowo. Namun jika Gerindra tetap ngotot mengajukan M Taufik sebagai wagub untuk dipilih lewat voting di DPRD DKI,
Suhaimi kembali mempertanyakan soal komitmen Gerindra. “Loh kan tadi saya sudah bilang, kalau antara PKS dan Gerindra sudah ada komitmen,” pungkasnya.

Recent Posts

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

17 jam yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

20 jam yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

2 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

2 hari yang lalu