Disparbud DKI Jakarta dinilai kurang berdayakan Budaya Betawi

MONITOR, Jakarta – Kalangan wakil rakyat Jakarta khususnya anggota komisi B, mengusulkan agar pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Betawi lebih dioptimalkan dan dijadikan agenda tahunan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Mualif mengatakan, dengan dijadikan agenda rutin tahunan maka seni dan budaya Betawi dapat dikembangkan serta dilestarikan dengan massal serta bisa menarik minat wisatawan asing.

“Kalau bisa dibuat jadi kalender event tahunan sehingga menarik turis mancanegara datang ke Jakarta. Jangan takut membuat anggaran hingga miliaran rupiah bila memang jelas bermanfaat,” ujarnya, saat rapat penyusunan Rancangan APBD 2019 dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di ruang rapat Komisi B DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

Mualif menilai, selama ini Disparbud kurang maksimal dalam memberdayakan dan meningkatkan seni dan budaya Betawi, seperti ondel-ondel, tanjidor, pencak silat, palang pintu dan lain sebagainya.

“Memang selama ini sudah ada program dari Disparbud, tapi kami lihat itu kurang maksimal karena setiap event anggarannya dibuat kecil,”pungkasnya.