JATENG-YOGYAKARTA

Tentara terlihatan cekatan gantikan Tukang Batu

MONITOR, Sleman – Komandan Satgas TMMD Reguler ke-103 TA 2018 Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro S.IP mengungkapkan, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa akan jauh lebih baik bila program TMMD dapat dipadukan dengan kegiatan dengan masyarakat, mahasiswa serta intansi lainnya.

“Hal tersebut memang bukan suatu yang mudah, perlu perencanaan yang matang diawali kesadaran yang sama terhadap berbagai tugas pengabdian yang masing-masing diemban antara TNI dan lainnya,” ungkapnya di sela TMMD di Balecatur, Gamping, Sleman Selasa (23/10/2018).

Persoalan lain yang menuntut perhatian serius antara prajurit dan mahasiswa, lanjut Diantoro, karena terkadang masih ada sikap apriori dan syak wasangka satu sama lain akibat berbagai faktor.

“Justru karena itulah upaya untuk mewujudkan kesepahaman pengabdian antara TNI dan masyarakat, serta akademisi dan lainnya perlu adanya semangat kemanunggalan dalam berkarya. Ini bisa dimulai dengan upaya pengintegrasian TMMD,” paparnya.

Artinya, selain dalam rangka mengintegrasikan beberapa program pengabdian yang selaras, juga untuk mengoptimalkan daya dukung kalangan akademisi terhadap pemberdayaan wilayah pertahanan dan penguatan karakter demi negara dan rakyat Indonesia.

Mencermati TMMD Diantoro melihat adanya kesepahaman definisi pengabdian yang diberikan oleh TNI selaku aparat penegak kedaulatan negara, terhadap desa/masyarakat pedesaan.

Pemahaman yang tidak jauh berbeda tersebut tiada lain tentang perlunya desa ditingkatkan kesejahteraannya melalui pembangunan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat kehidupan warga masyarakat yang mendiami wilayah pedesaan.

Sementara TMMD di mata prajurit dipandang sebagai sesuatu yang strategis. Desa dalam kaitan Sistim Pertahanan Negara (Sishanneg) merupakan daerah pangkal perlawanan dalam konteks perang berlarut, sekaligus sebagai basis perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

1 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

1 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu