SUMATERA

Pemilu Serentak 2019, Stella Dia Tatung ajak gunakan cara politik berbudaya

MONITOR, Palembang – Pemilihan Umum (Pemilu) Lagislatif yang akan dilaksanakan pada 2019 nanti bisa dimaknai sebagai suatu festival demokrasi. Layaknya festival, semua peserta harus menampilkan keindahan di depan masyarakat, perbedaan bukanlah ancaman melainkan keistimewaan yang bisa membahagiakan banyak orang.

Demikian disampaikan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Stella Dia Tatung. Untuk itu ia mengajak seluruh peserta yang maju di Pileg 2019 nanti, menggunakan cara-cara politik yang berbudaya.

“Kalau ditanya ingin menang, pasti semua caleg ingin menang. Tetapi menang dengan cara apa? Bagi saya kemenangan akan berarti jika dalam prosesnya menggunakan cara-cara yang sehat, mengedepankan etika, cerdas, santun, dan menjungjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Stella Dia Tatung saat dihubungi, Jum’at (19/10/2018).

Ia menambahkan, semua harus sadar bahwa politik yang hendak diperjuangkan bukanlah semata politik kekuasaan, melainkan suatu politik yang mengedepankan panggilan pengabdian demi kesejahteraan masyarakat luas. “Mari merenungkan kembali untuk apa nyaleg? Mari luruskan niat, bahwa dalam kemenangan kita nanti ada amanah yang rakyat yang harus kita pegang dan ada tanggung jawab besar yang harus kita lakukan, yakni menyejahterakan banyak orang,” tuturnya.

Stella Dia Tatung adalah profesional muda yang berasal dari Lahat, Sumatera Selatan. Pengalamannya di dunia usaha dan konsistensinya berpartai di PDI Perjuangan menunjukan kegigihan politisi perempuan Sumsel ini dalam bersikap dan bertindak. Di atas segalanya, Stella menyampaikn restu Ibunda, dorongan do’a dan dukungan keluarga merupakn modal utama baginya untuk tegap maju di pileg 2019 kini. “Kalau melihat persaingan, tidak usah melihat ke partai lain, di partai sendiri saja, tokoh-tokoh yang terjun sangat diperhitungkan. Tetapi inilah yang disebut berlomba dalam kebaikan, persaudaraan dan gotong royong,” pungkasnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Benahi Tata Kelola Lobster untuk Percepat Kebangkitan Ekonomi

MONITOR, Bogor – Anggota Komisi IV DPR RI yang juga Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia…

12 jam yang lalu

Menhaj Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji Indonesia ke Tanah Air

MONITOR, Jeddah — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, melepas kepulangan perdana jemaah haji Indonesia…

14 jam yang lalu

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn)…

16 jam yang lalu

Pancasila dan Tanggung Jawab Moral Indonesia Bagi Perdamaian Dunia

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyampaikan…

16 jam yang lalu

Tutup Armuzna, Kemenhaj Pastikan Mina Clear dan Siapkan Fase Kepulangan Jemaah

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan perkembangan terkini penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M…

17 jam yang lalu

Pembudidaya Ikan Bioflok Sukses Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

MONITOR, Karawang - Sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kelompok…

1 hari yang lalu