SOSIAL

Gempa Situbondo, BAZNAS Dirikan Pos Layanan di Pulau Sapudi

MONITOR, Situbondo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendirikan pos layanan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi 6,0 Skala Richter yang berpusat di Situbondo, Jawa Timur.

Plt. Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Dian Aditya Mandana Putri mengatakan, tim BAZNAS mendirikan pos layanan di lokasi terparah yang terkena dampak gempa Situbondo, yakni di Dusun Jambusuk, Desa Prambanan, Kec. Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.

“Pos layanan BAZNAS di Pulau Sapudi memiliki tim medis sebanyak satu orang dokter, dan dua perawat dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo. Satu unit ambulans juga telah diturunkan untuk membantu korban,” kata Dian.

Sebelum mendirikan pos layanan di Pulau Sapudi, pada Jum’at (12/10) tim BAZNAS terlebih dahulu melakukan persiapan perlengkapan dan berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Sumenep. Tim berangkat menyebrang menggunakan kapal dari pelabuhan Dungkek Sumenep dan bersandar di Pelabuhan Tarebung Pulau Sapudi, perjalanan yang dilalui sekitar tiga jam.

Dari Pelabuhan Tarebung, menempuh jalur darat kurang lebih 20 km menuju Dusun Jambusuk, Desa Prambanan, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura. BAZNAS bekerjasama dengan Kepala Dusun Jambusuk, Asnawi untuk mendirikan pos layanan korban gempa di kediamannya.

Dian mengatakan, pada Sabtu, (13/10) hari ini, Posko BAZNAS di Pulau Sapudi melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya dapur umum yang menyediakan makanan bagi para pengungsi korban gempa di daerah tersebut.

“Saat ini tim BAZNAS tengah bertugas, pelayanan kesehatan oleh tim medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo juga sudah berjalan, puing-puing sisa bangunan juga kami bersihkan. Tim juga sedang melakukan pemutakhiran data dan survei lokasi yang terdampak gempa,” katanya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

1 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

1 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu