ULASAN

Sponsor Pemprov DKI untuk Ratna Sia-sia

MONITOR – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet mendapatkan pencekalan dari aparat kepolisian saat hendak ke luar negeri. Rencana kepergian Ratna, diketahui untuk menghadiri The 11th Women Playrights International (WPI) Conference 2018 di Santiago, Chile. Sayangnya, agenda tersebut gagal lantaran ia ditangkap aparat di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10) malam.

Ya, Ratna kini ditahan polisi akibat ‘drama’ penganiayaannya diketahui bohong alias hoax. Buntut keisengan Ratna rupanya berdampak luas. Sejak mengungkap operasi plastik sedot lemak, polisi pun terus menyelidiki Ratna, hingga menyisiri aliran dana yang berada dalam rekening miliknya.

Terkait gagalnya Ratna ke Chile, sebagian masyarakat memberikan apresiasi terhadap polisi, namun ada juga yang menilai pencekalan tak patut dilakukan aparat kepolisian. Namun beberapa pendukung Prabowo-Sandi enggan untuk memberikan komentar.

Dapat sponsor Pemprov DKI

Rupanya kepergian Ratna mendapatkan suntikan dana dari Pemprov DKI. Agenda Ratna ke Chile langsung disponsori Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta. Ratna diberi akomodasi, tiket hingga uang saku senilai Rp 70 juta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun membenarkan jika pihaknya memberikan sponsor kepada Ratna. Anies beralasan, semua seniman yang akan tampil di panggung internasional akan membawa dampak positif bagi Indonesia. Bagi Anies, keberadaan seniman seperti Ratna merupakan sebuah prestasi yang laik disupport.

“Kita memberikan fasilitas dukungan itu, karena yang bersangkutan pernah menjadi ketua dewan kesenian di DKI Jakarta. Jadi ini proses biasa, normal. Yang terjadi pada banyak seniman, banyak pekerja-pekerja seni di DKI. Ini karena kebetulan ada cekal jadi ramai, selebihnya nggak ada bedanya,” ujar Anies Baswedan, Jumat (5/10).

Bukan hanya Ratna, Anies mengakui ada beberapa seniman yang sudah dihantarkan pemprov untuk tampil di kancah internasional. Kegiatan para seniman Indonesia di luar negeri akan mendapat dukungan penuh. Tentunya, kata Anies, mereka akan membantu mempromosikan budaya yang ada di Indonesia.

“Jadi ketika karya-karya kita, seniman kita tampil di dunia internasional maka itu membantu promosikan kebudayaan Indonesia,” ujar Anies Baswedan, Jumat (5/10).

Recent Posts

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

2 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

4 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

4 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

4 jam yang lalu

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

7 jam yang lalu