Produksi Melimpah, Bukti Nyata Mimpi ”Provinsi Jagung”

1027
Ilustrasi: Nusantaranews.com

MONITOR, Gorontalo – Kabupaten Boalemo merupakan penyumbang ekspor jagung terbesar di Provinsi Gorontalo dengan kontribusi sebesar 55% dari total produksi di Gorontalo. Dengan dukungan luas lahan sebesar 82.808 Ha dan produksi jagung sebanyak 452.713,26 ton tahun 2018, Boalemo telah menunjukkan mampu menjadi produsen jagung terbesar di Gorontalo.

Dalam keterangan terpisah, Direktur Serealia, Bambang Sugiharto menyatakan bahwa pengembangan budidaya jagung telah mampu menggerakkan perekonomian daerah serta mampu memacu laju pertumbuhan ekonomi di kabupaten Boalemo. Petani tertarik usaha tani jagung karena mampu meningkatkan perkonomian.

Kabupaten Boalemo menunjukkan kepada dunia, bahwa dari tanahnya dihasilkan jagung berkualitas. Tidak hanya mencukupi kebutuhan sendiri, Boalemo bahkan mampu ekspor dengan kuantitas kontinu ke mancanegara, salah satunya Filipina. Sampai dengan awal oktober 2018 ini, dari luasan 88.431 ha telah diekspor jagung sebanyak 397.939.500 ton.

“Pencapaian ini didukung penuh oleh program pemerintah baik di daerah maupun pusat, dengan memberikan bantuan pupuk dan benih jagung secara gratis kepada para petani,” tambah Bambang.

Saat ini sejauh mata memandang di Kabupaten Boalemo sedang panen jagung. Hampir di setiap sudut jengkal tanah warga, menguning oleh “si kuning emas” tanaman jagung. Tampak di salah satu sudut jalan di kawasan ds. Saripi kec. Paguyaman kab. Boalemo, sedang berlangsung panen jagung oleh masyarakat dan tampak di sudut lainnya di ds. Kotaraja kec. Dulupi juga bukit jagung menguning, menunggu tangan-tangan petani memetiknya. Impian ” Gubernur Jagung ” menjadikan Gorontalo Provinsi Jagung pada pencanangannya Maret 2002 silam sudah terbukti nyata, berdampak pada peningkatan taraf hidup petani jagung Gorontalo.