BUMN

Perum Jamkrindo Gelontorkan Sejumlah Kebutuhan Pokok untuk Korban Gempa Palu

MONITOR, Jakarta – Bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Donggala dan Palu Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) pekan lalu menyebabkan infrastruktur lumpuh total. Akibatnya, korban gempa dan tsunami susah mendapatkan kebutuhan pokok.

Melihat kondisi korban terdampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu banyak pihak dan instansi yang bergerak dengan cepat turun tangan membantu para korban.

Ya, salah satu intansi yang dengan cepat membantu korban gempa berkekuatan 7,4 Skhala Richter yakni Perum Jamkrindo.

Sebagai wujud kepedulian terhadap korban gempa dan tsunami Donggala dan Palu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dengan cepat menyalurkan bantuan logistik bagi para korban gempa Donggala, Palu dan sekitarnya.

Hingga saat ini Jamkrindo telah mengirimkan bantuan sebanyak dua kali berturut-turut yaitu pada tanggal 30 September dan juga 1 oktober 2018, dengan rincian bantuan Kebutuhan Pokok  seperti sembako, air mineral, biskuit, dan juga bantuan Kebutuhan Sandang  seperti selimut, sarung, Pembalut Wanita, Diapers Bayi.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan bantuan tersebut diberikan melalui Pelindo IV sebagai salah satu BUMN Kordinator. Randi berharap bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya langsung bagi para korban bencana.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada masyarakat Sulawesi yang terkena dampak berat bencana tragis gempa dan tsunami. Doa kami terutama untuk mereka yang kehilangan keluarga dan sahabat,” ujar Randi Anto.

Selain mengupayakan pengiriman bantuan untuk masyarakat umum, Insan Perum Jamkrindo juga mengambil inisiatif penggalangan dana mandiri. Inisiatif tersebut murni dilakukan untuk membantu para karyawan dan masyarakat umum yang terkena dampak bencana.

“Tentunya inisiatif-inisiatif semacam ini sangat kami dukung untuk memupuk solidaritas antar pegawai,” ujarnya.

Untuk diketahui, beberapa pegawai Perum Jamkrindo juga menjadi korban Gempa dan Tsunami. Beberapa rumah pegawai rusak parah, namun untungnya seluruh pegawai berada dalam kondisi baik.

“Kami akan terus mengusahakan yang terbaik bagi segenap insan Perum Jamkrindo yang berada di area terdampak,” tutup Randi.

Recent Posts

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

6 jam yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

19 jam yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

1 hari yang lalu

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

1 hari yang lalu

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

2 hari yang lalu