KEAGAMAAN

Empat Syarat MUI Perbolehkan Vaksin MR

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya memutuskan untuk membolehkan penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII). Keputusan ini resmi tertuang dalam Fatwa nomor 22 tahun 2018. Hal demikian diutarakan Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi.

“MUI melalui Fatwa Nomor 33 Tahun 2018 menyatakan bahwa penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII), pada saat ini, dibolehkan atau mubah,” ujar Zainut kepada MONITOR, Kamis (27/9).

Untuk sementara, penggunaan vaksin MR ini dibolehkan, dengan beberapa syarat diantaranya ada kondisi darurat atau keterpaksaan, lalu belum ditemukannya vaksin MR yang halal dan suci, kemudian ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi dan belum adanya vaksin yang halal. Terakhir, kata Zainut, penggunaan vaksin MR tidak berlaku jika suatu saat ditemukan  vaksin yang halal dan suci.

“Untuk itu, MUI mendesak kepada Pemerintah dan produsen vaksin untuk segera mengusahakan ketersediaan vaksin yang halal untuk kepentingan imunisasi bagi masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Zainut.

MUI juga mengimbau kepada masyarakat, lanjut Zainut, agar tidak perlu ragu untuk melaksanakan imunisasi vaksin MR demi melindungi anak-anak kita dari bahaya penyakit.

“Kami meminta kepada Pemerintah untuk menyosialisasikan Fatwa MUI tersebut agar masyarakat memahami secara benar dan tidak timbul kesalah pahaman,” pungkas Politikus PPP ini.

Recent Posts

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

2 jam yang lalu

Sebanyak 29 Rumah Ibadah di Indramayu Siap Layani Pemudik

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…

3 jam yang lalu

SETARA Institute Nilai Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ancaman Serius bagi Demokrasi

MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…

3 jam yang lalu

Kemnaker Luluskan 1.565 Calon Ahli K3, Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…

7 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Kampus Ini Rumah Kita Bersama, Alumni Harus Turut Jaga dan Besarkan

MONITOR, Jakarta – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar mengajak seluruh…

7 jam yang lalu

Meutya Hafid Ajak Pegawai Komdigi Sosialisasi PP TUNAS Saat Mudik

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan seluruh pegawai Kementerian Komunikasi dan…

7 jam yang lalu