Tokoh Muda Betawi Sebut Ijtima’ Ulama Tak Pengaruhi Suara Pemilih Muslim

1019
Tokoh pemuda Betawi Muhidin Mukhtar (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Ijtima ulama yang merekomendasikan dukungan terhadap Prabowo Subiato sebagai calon presiden yang pantas didukung di pemilihan presiden (pilpres) 2019, jadi perhatian banyak kalangan. Tak sedikit yang mengatakan Ijtima ulama tak akan berpengaruh besar terhadap pemilih muslim.

“Saat ini bukan saat yang tepat memainkan politik aliran. Untuk Pak Joko Widodo (Jokowi) sudah jelas wakilnya seorang kyai, ketua MUI yang sudah jelas keilmuannya dan mempunyai peran besar dalam gerakan 212,” ujar tokoh pemuda Betawi Muhidin Mukhtar kepada MONITOR, Senin, (17/9).

Muhidin pun mengatakan, selama ini tak ada kezaliman luar biasa yang dilakukan Pak Jokowi terhadap umat Islam sehingga menyebabkan Jokowi harus ditumbangkan oleh umat Islam.

Muhidin yang juga eks relawan Jokowi di Borobudur dua ini mengatakan, pihaknya menilai kalau Jokowi sebagai sosok yang mau mendengar aspirasi para ulama dengan mau memilih kyai ma’ruf Amin.

“Ini yang saya heran, kalo ulama mengeluarkan ijtihad jangan dukung Jokowi, tanpa sadar ada sosok ulama juga disamping Jokowi,” tandasnya.

Oleh karenanya, Muhidin pun mengajak umat Islam memilih dengan cerdas, siapa pun nanti presidennya itu berarti takdir.

“Bahaya nya kalo kejadian Jokowi yang menang, apakah itu pertanda ulama tidak didengar umatnya? Pasti tidak. Dan jangan sekali-kali kita merendahkan ulama,” tegasnya.

Disisi lain, pihaknya berkeyakinan kalau pemilihan presiden (pilpres) 2019, tidak akan sama hasil nya dengan Pilkada Jakarta.

“Mari kita berdemokrasi secara santun dan benar, semua putra-putra terbaik bangsa, semua nya kita hormati,” pungkasnya.