STORI

Mengenang Tragedi Bom Bursa Efek Jakarta

MONITOR – Sebuah bom maha dahsyat meluluh lantakkan gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ). Kobaran api dan gumpalan asap hitam seketika memenuhi ruangan di lantai P2. Insiden mengerikan ini terjadi delapan belas tahun silam, tepatnya 13 September 2000.

Orang-orang menangis histeris, korban berjatuhan. Sedikitnya 10 orang meninggal akibat kehabisan nafas, mereka terjebak di dalam gedung. Total, insiden mengerikan ini merenggut nyawa 15 orang.

Dikutip dari laman Liputan6, peristiwa tragis ini terjadi begitu cepat. Sekiranya beberapa menit sebelum penutupan jual beli yaitu sekitar pukul 15.17 WIB.

Bom ini sengaja dilancarkan teroris sehari sebelum pembukaan Olimpiade musim panas 2000). Bom mobil itu meledak di ruang bawah tanah Bursa Efek Jakarta.

Dari hasil penyidikan Polri terhadap 16 saksi, diduga kuat bom tersebut bersumber dari sebuah mobil Toyota Corona Marx II yang terbuat dari bahan RDX. Saksi pun menuturkan beberapa informasi mengenai posisi peledakan bom dan terduga pelaku terornya.

Untungnya, dalam waktu 12 hari, aparat berhasil meringkus enam tersangka pelaku peledakan bom di Bursa Efek Jakarta. Tim Penyidik Koneksitas peledakan Gedung BEJ kemudian menyerahkan berkas perkara dan tersangka kasus tersebut tersebut ke Kejaksaan Tinggi Jakarta, Jumat, 12 Januari 2001.

Keenam tersangka itu adalah Ibrahim AMD bin Abdul Wahab, Sersan Irwan alias Irfan, Kopral Ibrahim Hasan, Iswadi H. Jamil, Tengku Ismuhadi Jafar, dan Nuryadin.

Recent Posts

Krisis Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz, Dorongan Kuat Transisi Energi Nasional

MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…

4 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Agama ‘Turun Gunung’ Suarakan Penyelamatan Lingkungan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…

4 jam yang lalu

Wamenkeu: APBN 2026 Tangguh Hadapi Gejolak Global dan Harga Minyak

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…

6 jam yang lalu

Perkuat Ekonomi Haji, RI Ekspor 76 Ton Bumbu Masak ke Arab Saudi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

8 jam yang lalu

Komnas Haji Desak Komisi Yudisial Turunkan Tim Pemantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…

8 jam yang lalu

Kemenag dan AD Thailand Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…

10 jam yang lalu