BERITA

Anies Tingkatkan Transportasi Massal di Jakarta, Ini Alasannya

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa ia akan meningkatkan fasilitas kendaraan massal.

Hal tersebut ia sampaikan agar masyarakat mau beralih mengurangi naik kendaraan pribadinya demi mengurangi polusi udara di Jakarta.

“Warga akan memilih kendaraan pribadi bila kendaraan massal tidak nyaman, seperti jangkauannya tidak sampai wilayahnya, harganya tidak terjangkau,” ujar Anies, Sabtu (1/9).

Ia pun mengatakan akan meningkatkan fasilitas kendaraan massal agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadinya.

“Harapannya ini akan bergerak cepat,” ungkap Anies.

“Secara bertahap masalah polusi udara juga akan berkurang. Kita akan massive-kan pengelolaannya,” lanjutnya.

Recent Posts

3,7 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga Akhir Periode Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447H

MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…

25 menit yang lalu

GKB-NU Kecam Serangan Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…

2 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta…

5 jam yang lalu

Jasa Marga Catat Pergerakan Kendaraan Kembali ke Jakarta Sudah Mencapai 86 Persen

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menyampaikan…

6 jam yang lalu

Bazar Rakyat 2026 Gerakkan Ekonomi UMKM dan Bangkitkan Bangga Buatan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi semangat kebersamaan dalam gelaran Bazar Rakyat 2026…

6 jam yang lalu

Guru Besar FK UPH Prof Antonia Tekankan Kalsifikasi Koroner sebagai Kunci Deteksi Dini Penyakit Jantung

MONITOR, Tangerang – Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia…

8 jam yang lalu