EKONOMI

Kementan Yakin Durian Bawor Banyumas Bisa Kalahkan Monthong

MONITOR, Banyumas – Indonesia merupakan penghasil durian terkenal di dunia. Varietasnya beragam dan kaya dengan cita rasanya yang unik antara satu sama lain. Durian – durian lokal ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Jenisnya durian lokal ini mencapai ratusan varietas, di antaranya adalah Durian Bawor asal Banyumas.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Widarso mengungkapkan buah yang dijuluki sebagai “King of Fruit” atau rajanya buah ini digadang-gadang menjadi pesaing Durian Monthong karena memiliki kemiripan. Karena itu, dia menjamin durian di wilayahnya mengungguli rasa durian manapun karena memiliki keunggulan rasa dihasilkan dari mengutamakan bibit unggul.

“Jadi yang paling penting, ini berhasil karena petani tidak mau memadukan bibit yang tidak jelas. Dia (petani) hanya mau mengelola bibit berkualitas. Dulu yang jamannya Durian Monthong, sekarang Durian Bawor yang menjadi incaran pecinta durian. Rasanya enak sekali”, jelas Widarso di Banyumas, Kamis (30/8/2018).

Penyuluh Kecamatan Kemranjen, Nasipan menuturkan besarnya harga durian Bawor ditentukan dari ukuran berat. Satu kilo durian pada musim panen dihargai rata-rata Rp 50 ribu, sementara berat rata-ratanya 3 kg per buah.

“Artinya, tergambar keuntungan para petani apabila puncak tanam di usia 5 tahun, satu pohon dapat menghasilkan 80 hingga 100 buah. Tak heran banyak penduduk kecamatan Kemranjen lebih memilih menjadi petani durian,” tuturnya.

“Selain menjual buah, kami juga menjual bibitnya. Harga berkisar Rp 5000 hingga Rp 2 juta per pohon,” sambungnya.

Dirjen Hortikultura Suwandi yang saa menyaksikan areal pembibitan dan budidaya Durian Bawor Banyumas

Dirjen Hortikultura Suwandi yang turut menyaksikan areal pembibitan dan budidaya Durian Bawor mengajak siapa pun yang berkunjung ke Banyumas untuk mencicipi kelezatan buah asli Indonesia ini. Dengan begitu, masyarakat semakin menyadari kehebatan dan cinta terhadap buah lokal.

“Banyumas terkenal duriannya. Rasanya enak tenan. Durian lokal kita beragam varietasnya dan banyak sebarannya. Khusus di Banyumas ada Kromo Banyumas. Sayang kalau mampir tapi tidak mencicipi, bisa rugi. Mampir ke sini di Nopember, Desember, Januari. Durian lokal kita bagus. Mari cintai buah lokal,’ ujarnya.

Perlu diketahui, Banyumas sendiri memiliki varietas yang mirip Monthong. Masyarakat menamainya dengan sebutan Kromo Banyumas. Varietas yang sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian inilah ‘Monthong’ nya Banyumas. Oleh masyarakat Banyumas, Kromo Banyumas memiliki cita rasa lebih kuat dari Durian Monthong aslinya.

Penamaan Bawor sendiri pada Durian Banyumas sendiri merupakan singkatan. Bawor diambil dari kata ‘batang yang diowor-owor’. Dikarenakan batang akar yang bercabang dan merupakan perpaduan beberapa varietas. Ada pohon yang terdiri dari 3 akar batang, ada juga yang terdiri dari 4 batang. Tergantung mau menyilangkan berapa varietas di dalam satu pohon.

Durian Bawor sudah mulai berbuah di usia 3 tahun dan dalam satu tahun bisa panen sebanyak 3 kali. Durian Bawor sendiri juga memiliki beragam macam. Ada yang berkaki 2,3 bahkan lebih dari 4 tergantung berapa varietas yang disilangkan, sesuai dengan kehendak cita rasa yang diinginkan. Beratnya per buah rata – rata 3 kg.

Durian kebanggaan Banyumas ini utamanya dikembangkan di Kecamatan Kemranjen ini merupakan lambang kebangkitan durian kawasan Banyumas. Pohon durian tampak tumbuh di setiap pekarangan warga.

Soal rasa, durian ini jelas memiliki keunggulan sebanding dengan durian lokal lainnya. Dagingnya tebal dan aromanya kuat. Durian Bhineka Bawor dikenal karena memiliki kulit yang tipis, berbiji kecil, berbuah tebal dengan rasa yang nikmat. Rasanya, legit, manis, sekaligus bercampur sedikit pahit. Rasa semu pahit ini, bagi sebagian penikmat durian, adalah puncak cita rasa durian.

Buah ini mengalami puncak panen pada Januari dan Februari. Ketika memasuki masa panen, durian – durian ini ditemukan para penjual di pinggir jalan. Begitu pula di Kecamatan Kemranjen yang kini kesohor sebagai pusat durian sekaligus pusat pembibitan durian berkualitas. Tak hanya Durian Bawor saja, petani juga mengmbangkan durian lokal lain seperti Durian Cani, Matahari, Pelangi, Serombut, Petruk dan sebagainya dan berbagai varietas silang lainnya.

Recent Posts

Ekonomi Kreatif Jadi Andalan Tangsel 2027, Pilar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Tertib Perizinan

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai motor…

1 jam yang lalu

Hari Nelayan Nasional 2026, HKTI Lumajang dorong 3 Agenda Strategis untuk Nelayan Pesisir Selatan

MONITOR, Lumajang - Memperingati Hari Nelayan Nasional 2026, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…

2 jam yang lalu

Pengumuman SPAN-PTKIN 2026 Hari Ini Pukul 15.00 WIB, 143.948 Siswa Berebut Kursi PTKIN

MONITOR, Jakarta – Sebanyak 143.948 siswa dari seluruh Indonesia menanti pengumuman hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional…

6 jam yang lalu

Jasa Marga Perbaiki Tol Cipularang dan Padaleunyi hingga 11 April 2026, Pengguna Diimbau Atur Waktu Perjalanan

MONITOR, Bandung — Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melanjutkan program pemeliharaan jalan di ruas Tol…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar China

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah…

8 jam yang lalu

Kemenperin Optimalkan Transformasi Digital dan Pemasaran Online Sektor IKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri nasional, khususnya industri kecil dan menengah (IKM),…

8 jam yang lalu