Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani (Foto: Rangga/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada TNI/Polri untuk membantu mensosialisasikan kinerja pemerintah menjadi polemik. Sebagai partai pendukung pemerintah, Sekjen PPP Arsul Sani pun turut angkat bicara.
Arsul menilai, pernyataan Jokowi tersebut bermula dari realitas yang telah terjadi. Dimana berita hoax dan berbagai ujaran kebencian terus mengular di tengah masyarakat.
“Saya melihat bahwa pernyataan Pak Jokowi itu berangkat dari realitas yang ada hari ini, bahwa hoax dan ujaran kebencian bahkan fitnah itulah yang mendominasi media sosial dalam komunikasi politik via medsos,” kata Arsul di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/8).
Arsul pun menjelaskan, maksud arahan dari Jokowi tak lain sebagai penyeimbang terhadap pencapaian pemerintah.
“Nah, karena itu pernyataan Pak Jokowi harus dimaknai bahwa TNI dan polri punya tugas untuk menyeimbangkan itu. Dalam arti, yang dicapai secara kuantitatif oleh pemerintah kayak gini ya harus dibilang kayak gini. Yang belum mencapai sampai tahap tertentu ya juga disampaikan termasuk progresnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi menitipkan pesan kepada siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri untuk mensosialisasikan apa saja kinerja yang telah dicapai oleh pemerintah.
“Saya titip seluruh perwira juga ikut mensosialisasikan, ikut disampaikan pada momen-momen yang tepat untuk menyampaikan itu,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, (23/8).
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…