NASIONAL

Bertemu Jokowi, Joni Minta Sepeda dan Rumah

MONITOR, Jakarta – Setelah bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy pagi tadi. Siswa SMP pemanjat tiang bendera Merah Putih, Yohanes Ande Kala Marcal, atau biasa dipanggil Joni pun juga diundang presiden ke Istana Negara.

Uniknya, ketika ditanya oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Joni pun sama seperti anak yang lainnya, yaitu ‎meminta sepeda. Hal tersebut disampaikan Joni ketika diundang presiden ke Istana Negara, Jakarta, Senin (20/8).

Seperti yang dilansir Tribun, awalnya Joni hanya meminta kepada Presiden Jokowi diberikan hadiah sepeda, setelah ditanya Jokowi ‎agar meminta sesuatu kepadanya.

“Joni mau minta apa ke saya,” tanya Jokowi.

“Sepeda,” jawab Joni dengan singkat.

“Kamu jauh-jauh dari Belu ke Jakarta, hanya minta sepeda. Apa hanya itu? Mau minta apa?” tanya Jokowi kembali.

“Minta bikinin rumah saja,” jawab Joni yang disambut tawa.

‎”Nah gitu, udah itu aja sepeda sama rumah, nanti saya tanya lagi nambah lagi kamu,” kata Jokowi kembali disambut tawa.

Atas permintaan tersebut, Jokowi pun menyanggupinya dan akan segera merealisasikan keinginan tersebut, dimana presiden menitipkan pesan agar Joni giat belajar untuk meraih cita-citanya.

“Pengen jadi apa?,” tanya Jokowi.

“Tentara,” ucap Jokowi.

“Ya sudah nanti langsung daftar ke Panglima TNI, langsung diterima kamu. Jaga kesehatan,” ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan, aksi memanjat tiang bendera Merah Putih yang dilakukan Joni sebenarnya memabahayakan dirinya, mengingat tiang benderanya berukuran kecil.

“Memang kita lihat itu suatu keberanian pengorbanan tanpa pamrih yang kalau saya kemarin baca wawancaranya dengan Joni, ingin agar merah putih terus berkibar di kabupaten Belu,” kata Jokowi.

Joni hadir di Istana Negara dengan menggunakan seragam SMP dan kain tenun asal NTT.

Kehadiran dirinya di Istana, turut didampingi kedua orangtuanya.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

14 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

18 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

19 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

23 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

23 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

1 hari yang lalu