Sekjend PSI Desak Bawaslu Telusuri Kebenaran Mahar Rp 500 M Sandiaga

1017
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni (dok: IG/Raja Juli)

MONITOR, Jakarta – Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, angkat bicara terkait isu mahar Rp 500 miliar yang diberikan Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN.

Politikus yang akrab disapa Toni ini mengatakan, jika persoalan mahar benar-benar terjadi, maka ia menuntut pihak Bawaslu untuk menelusuri kebenaran tersebut.

“Ya itu gunanya Bawaslu. Bawaslu kita minta untuk merespon laporan masyarakat. Atau menindak lanjuti pemberitaan yang beredar. Supaya terang benderang,” kata Toni saat ditemui di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Senin (13/8).

Namun ia berharap, isu mahar yang diberikan Sandiaga ke PAN dan PKS itu hanyalah simpang siur belaka. Kendati demikian, agar tak menimbulkan spekulasi ditengah masyarakat ia tetap meminta Bawaslu untuk mengklarifikasi ihwal itu.

“Saya berharap itu tak terjadi. Enggak tapi biar tidak berkembang fitnah, intuisi di masyarakat, lebih baik Bawaslu segera mengklarifikasi,” tandasnya.

Seperti diketahui, Andi Arief menyatakan apabila dirinya mendapat informasi terkait adanya mahar politik tersebut dari politisi Gerindra, Fadli Zon, Sufmi Dasco Ahmad, Prasetyo, dan Fuad Bawazier. setelah mendapat informasi tersebut, Andi Arief langsung mengunggah postingan mengenai ‘Jenderal Kardus’ yang kemudian menjadi polemik.

Andi Arief menjelaskan apabila tujuan mengunggah informasi tersebut adalah agar Prabowo mengetahuinya dan bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih cawapres.