MEGAPOLITAN

Sandi: Angkutan Daring Berstiker Bisa Masuk Kawasan Ganjil Genap

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan angkutan daring atau taksi online bisa memasuki kawasan ganjil genap jika telah memenuhi syarat. Diantaranya lolos uji KIR dan Berstiker dari Kementerian Perhubungan.

“Kemarin Grab datang, meminta bahwa ada dispensasi (kebijakan ganjil genap) untuk kendaraan roda 4. Kami sampaikan ke Kemenhub, harus ada stiker dan uji kir. Harus ada koordinasi dengan BPTJ,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (9/8) kemarin.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mempermasalahkan jika angkutan daring itu menjadi kendaraan pengecualian yang bebas masuk ke kawasan ganjil genap. Sebab, angkutan daring yang telah memenuhi syarat itu disetarakan dengan angkutan umum lainnya.

“Kalau sesuai aturan, kami tidak masalah. Ini keputusan pemerintah pusat dan kami ikut aturan. Tentunya bisa untuk ganjil genap selama mereka memenuhi segala kewajiban sesuai Permenhub 108. Uji KIR berkala dan kita selalu akan inline sama BPTJ. Karena kebiajkaan itu tetap mengikuti norma dari pemerintah pusat,” katanya.

Saat ini, ungkapnya, angkutan daring khususnya Grab telah melakukan uji KIR pada 14 ribu kendaraan mitranya. Namun, ungkapnya, Grab baru memenuhi 6 ribu kendaraan yang terlah berstiker. Sehingga, angkutan daring itu belum bisa disetarakan dengan angkutan umum lainnya.

“(Pengecualian) ganjil genap itu untuk armada mereka yang sudah berstiker dan ber-KIR. Karena itu sudah masuk kepada tentunya jenis kendaraan yang khusus. Itu yang dimintakan dan posisi kami di Pemprov adalah sesuai dengan peraturan dan ketentuan,” paparnya.

“Selama itu peraturan ketentuannya memperbolehkan, tentunya kita akan terus berkoordinasi dengan BPTJ untuk mengakomodasi. Tapi kalau misalnya tidak sesuai ketentuan, tentu tidak ada toleransi juga,” tambahnya lagi.

Diakuinya, para pengendara angkutan daring ini akan membatalkan rencana demonstrasi saat Asian Games nanti. Menurutnya, manajamen Grab, salah satu operator angkutan daring akan menindak mitranya yang terbukti melakukan demonstrasi.

“Grab menyampaikan pesan bahwa rencana aksi untuk demo di saat Asian Games sudah bisa diantisipasi dengan baik dan sudah ada komunikasi sehingga insya Allah tidak akan terjadi demo selama Asian games karena ini berpotensi mencoreng wajah Indonesia dan kota Jakarta,” ungkapnya.

Meski baru berkoordinasi dengan Grab, pihaknya meyakini bahwa operator angkutan daring lainnya memiliki pemahaman yang sama untuk menyukseskan Asian games. Sehingga, rencana demonstrasi pengemudi angkutan daring bisa dibatalkan. Sandi juga memastikan tidak akan memberikan izin untuk demonstrasi selama Asian Games.

“Pemerintah tuh nggak boleh mengimbau. Pemerintah tuh memerintahkan ke mereka bahwa tidak boleh melakukan demo dan tidak akan diberikan izin. (Sanksinya), ya sesuai dengan hukum. dibubarkan,” pungkasnya.

Recent Posts

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

1 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

15 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

16 jam yang lalu

Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mengumumkan hasil seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN)…

17 jam yang lalu

Takziah ke Keluarga Petugas Haji di Malang, Wamenhaj Apresiasi Dedikasi Cak Imin Tetap Bertugas di Tanah Suci

MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…

1 hari yang lalu

Komisi Kesehatan DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…

1 hari yang lalu