PERTANIAN

Sagu Indonesia untuk Dunia

MONITOR, Pekanbaru – Sagu telah dikenal sejak lama menjadi salah satu pangan sumber karbohidrat bagi masyarakat Indonesia. Potensi sagu tidak hanya dikembangkan di wilayah timur Indonesia saja, akan tetapi kini telah meluas ke wilayah sumatera khususnya Provinsi Riau.

Melalui Seminar Sagu Asean ke IV yang dilaksanakan 7-9 Agustus 2018 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau ingin menyampaikan pesan bahwa, sagu Riau siap menjadi salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia bahkan dunia.

Acara seminar dibuka Gubernur Riau, dihadiri peserta dari seluruh Indonesia dan pembicara dari Jepang dan Malaysia.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Arshadjuliandi Rahman menyampaikan bahwa adanya potensi komoditas sagu yang sangat besar, Provinsi Riau siap menjadi provinsi sagu di Indonesia.

“Walaupun lahan sawah atau padi kami sangat sedikit, tapi kami memiliki sagu yang siap menjadi salah satu sumber pangan strategis bagi masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi, yang hadir mewakili Menteri Pertanian secara resmi melepas ekspor tepung sagu kering ke Jepang sebanyak 270 ton.

Produk sagu tersebut berasal dari Kabupaten Kepulauan Meranti yang merupakan kabupaten penghasil sagu terbesar di Riau.

Kepala Badan Ketahanan Pangan juga menerima pernyataan sikap yang disampaikan secara resmi oleh perwakilan asosiasi provinsi dan kabupaten penghasil sagu se-Indonesia yang intinya menginginkan agar sagu dijadikan sebagai salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia.

“Ini suatu hal yang luar biasa sekali, dan kita berupaya agar dapat merumuskan regulasi yang mendukung keseriusan kita dalam mengembangkan sagu di Indonesia,” ujar Agung.

Rangkaian kegiatan seminar sagu ini rencananya akan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan (field trip) ke Kabupaten Kepulauan Meranti.

Recent Posts

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

2 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

13 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

17 jam yang lalu

Lonjakan Arus Libur Paskah 2026, Jasa Marga Catat 210 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…

17 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan adalah Benteng Terakhir Daya Tahan Bangsa

MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…

18 jam yang lalu

Wamen UMKM: Diplomasi Maritim Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…

22 jam yang lalu