MONITOR, Lombok Utara – Gempa dengan kekuatan 7 magnitudo mengguncang Lombok, pada Minggu (5/8) sekitar pukul 18.46 WIB. Hingga pukul 20.00 WIB, sudah terjadi 14 gempa susulan di Lombok.
Tidak hanya mengguncang Lombok Utara, Gempa juga dirasakan sejumlah penduduk kota maupun kabupaten di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Jawa Timur.
Sejumlah bangunan mengalami kerusakan termasuk salah satunya bandara Internasional Lombok di Praya. Namun, meski terjadi beberapa kerusakan kecil, namun pihak Angkasa Pura memastikan jika layanan operasional bandara kini telah kembali normal.
“Terkait gempa di NTB sebesar 7 SR, kegiatan operasional Bandara Lombok Praya saat ini sudah kembali normal. Tidak ada kerusakan pada fasilitas sisi udara (airside) seperti runway, taxiway, dan apron. Hanya ada kerusakan minor pada fasilitas di terminal. #GempaLombok,” demikiam dikutip dari akun twitter resmi Angkasa Pura @AP_Airport.
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario…
MONITOR, Bogor – Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 bukan sekadar mencari sapi terbaik. Di…
MONITOR, Kupang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong penyelenggaraan Flobamorata Creative Expo…
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…