MEGAPOLITAN

Warnai Trotoar Ibu Kota, Anies Dinilai Hamburkan Anggaran

MONITOR, Jakarta – Kebijakan Pemprov DKI melakukan pengecatan warna warni di sejumlah infrastruktur jelang Asian Games, mendapat kritikan tajam dari mitra kerjanya DPRD Jakarta.

Adalah Fraksi PDIP yang menyebut kalau langkah pemprov membuat mural dan mewarnai sejumlah infrastruktur dengan cat warna-warni bagian dari pemborosan.

“Sudah pasti lah (boros anggaran), mau pakai apapun mau pakai duit setan sekalipun tetap ada pemborosan kan, artinya perencanaan yang tidak cermat mengakibatkan pemborosan anggaran,” ungkap Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono kepada MONITOR di Gedung DPRD Jakarta.

Gembong juga menyebut tindakan mewarnai sparator jalan dengan cat warna-warni adalah kesalahan. Pasalnya, sesuai aturan lalu lintas sparator seharusnya berwarna hitam putih.

“Ketika bicara keamanan ya kita bicarakan sesuai dengan fungsi kan gitu lho, jadi ketika itu warna warni malah jadi repot lagi,” ujar dia.

Namun demikian diakui Gembong, dia tidak menyalahkan tindakan pengecatan warna warni sejumlah infrastruktur asalkan tidak menyalahi aturan.

“Artinya ada ketidakcermatan dari Pemprov DKI Jakarta untuk pengecatan itu. Ketika kita bicara fungsi tentunya kita tidak boleh keluar dari fungsi itu,” pungkasnya

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pengecatan itu adalah inisiatif dan partisipasi para petugas PPSU dan warga setempat yang menggunakan dana pribadi atau tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI.

“Ya tentunya itu adalah inisiatif masyarakat. Dan ada beberapa interpretasi yang awalnya itu adalah antusiasme masyarakat dan semua elemen baik itu juga ada di lingkungan Pemprov, petugas PPSU, dan sebagainya untuk menyambut Asian Games. Dan itu warna-warnanya merupakan warna khas Asian Games,” kata Sandi.

Recent Posts

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

24 jam yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

1 hari yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

1 hari yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

2 hari yang lalu

Respon Pidato Prabowo, Prof Rokhmin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berujung pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

3 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…

3 hari yang lalu