PEMERINTAHAN

Terkait Polemik PP 32/2018, Ini Kata Pengamat

MONITOR, Jakarta – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2018 yang beberapa hari kemarin resmi ditanda tangani Presiden Jokowi dinilai tidak perlu diperdebatkan lagi.

Diketahui, PP tersebut mengatur Ikhwal kepala daerah yang ingin mencalonkan atau dicalonkan sebagai kandidat Capres atau Cawapres harus mendapat izin dari presiden.

“Sebenarnya tidak perlu lagi di persoalkan. Sebab mau dikasih ijin atau tidak, dalam Pasal 29 ayat 3 PP 32 tahun 2018 sudah jelas. Tidak bisa presiden menjegal atau upaya menghalang halangi menjadi Capres atau Cawapres tertentu,” kata Pengamat Politik dari Voxpol Center Panci Syarwi Chaniago saat dihubungi, Senin (30/7).

Chaniago menilai bahwa polemik ini hanya bentuk mencari empati publik saja.

“Pertama Bisa saja strategi, sehingga muncul statmen liar, kemudian memaki maki presiden. Lalu di klarifikasi sehingga mendapat empati bahwa pemerintah tak salah,” ujarnya.

Meskipn demikian, sambung pria yang akrab disapa Ipang itu, polemik ini juga kembali menunjukan lemahnya komunikasi Istana dalam mengcounter atau memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait terbitnya PP tersebut.

“Ini yang gagal disampaikan ke masyarakat, sehingga sentimennya negatif dan menganggu citra presiden terkesan otoriter dan sebagainya. Padahal, PP tersebut ngak ada yang baru, biasa saja, namun judulnya saja yang terkesan macam- macam dan bermakna konotasi negatif,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

3 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

3 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

6 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

7 jam yang lalu

Legislator Geram Pakan Satwa KBS Dikorupsi: Hak Hewan Saja Diambil, Keji dan Tak Punya Hati Nurani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan geram dengan praktik kasus korupsi…

7 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi

MONITOR, Kuta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan…

13 jam yang lalu