BERITA

Komando Tangsel Layangkan 692 Surat untuk Wakil Rakyat Senayan

MONITOR, Jakarta – Presidium Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia Tangerang Selatan (KOMANDO TangSel), Adit, mendatangi gedung DPR pada Rabu (25/7) kemarin. Kedatangannya merupakan bentuk tindak lanjut dari hasil Konsolidasi Nasional KOMANDO V tanggal 7-9 Juli 2018 dengan tema “Tridharma Perguruan Tinggi Menjawab, Pancasila Menjadi Hierarki Tertinggi Sebagai Sistem Berbangsa dan Bernegara”.

Ia datang untuk menyerahkan hasil Konsolidasi Nasional KOMANDO berupa MANIFESTO KOMANDO V kepada seluruh anggota DPR RI dan DPD RI.

Menurutnya, pengiriman hasil manifesto ini merupakan rangkaian yang tidak terputus dari kegiatan Konsolidasi Nasional KOMANDO V.

“Kami kirim sebanyak 692 surat untuk seluruh anggota DPR RI dan DPD RI,” kata Adit.

Adit pun berharap, Manifesto tersebut dapat diterima dengan baik serta mampu ditindaklanjuti menjadi hal yang objektif untuk dapat menjawab persoalan bangsa.

“Selain DPR dan DPD Kami juga akan mengirimkan Manifesto tersebut kepada seluruh instansi negara, baik itu eksekutif, legislatif, yudikatif, dan instansi terkait lainnya seperti TNI dan Polri. Selain itu, kami juga mengirim Manifesto keseluruh komponen bangsa baik itu pemuda, organisasi masyarakat, OKP (Organisasi Kepemudaan, LSM, dan lainnya sebagai bentuk dalam meyakinkan bahwa pancasila memiliki kekuatan sebagai hierarki tertinggi,” tambahnya.

Lanjut Adit, penyelenggara negara harus mampu menempatkan Pancasila sebagai hierarki tertinggi dalam tata perundang-undangan pada tanggal 17 Agustus 2028 agar itu bisa menjadi kado indah untuk masyarakat Indonesia dalam momentum 73 tahun kemerdekaan.

“Apabila Manifesto tersebut tidak mampu ditindaklanjuti sampai pada tanggal 17 Agustus (2018), maka kami akan menyerukan untuk melakukan gerakan Mogok Nasional pada 28 Oktober 2018 dengan momentum semangat sumpah pemuda,” tegasnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

12 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

16 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

20 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

22 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu