NASIONAL

Peringati HAN 2018, Mustofa Widjaya Ajak Semua Pihak Tingkatkan Perlindungan Anak

MONITOR, Batam – Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984 yang merupakan bentuk kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap  perlindungan anak Indonesia.

Memperingati hari tersebut, calon Anggota DPD RI Periode 2019-2024 Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau (Kepri), tokoh masyatakat Kepri Mustofa Widjaya menyampaikan, peringatan HAN menjadi momentum penting untuk meningkatkan perhatian dan perlindungan terhadap seluruh anak Indonesia.

“Anak-anak Indonesia harus tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga menjadi institusi utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga anak-anak kita kelak menjadi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” kata Mustofa kepada wartawan, Senin (23/7).

Selain itu, anggota dewan pakar ICMI Pusat ini menekankan, selain keluarga sebagai institusi pertama yang bisa melindungi anak. Ia juga meminta para ayah di Kepri untuk menjadi kepala keluarga yang selalu berusaha sekuat tenaga untuk merawat dan menumbuhkan suasana produktif bagi pertubuhan anak.

“Yang paling penting adalah bagaimana peran sentral seorang ayah dalam mengfungsikan keluarga dalam mendidik anak. Menjadi ayah itu sebuah anugrah dari Yang Kuasa yang harus disyukuri dengan tetap sabar dan tabah mendidik anak-anak kita,” ujarnya.

Anak-anak di Kepri, lanjut Mustofa, harus mendapatkan hak-haknya sebagai anak dan juga warga negara. Pihaknya juga mengajak semua pihak, khususnya pemerintah daerah untuk mencanangkan dan meningkatkan program yang berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan bagi anak-anak secara berkelanjutan.

“Bayak yang bisa dilakukan pemerintah, mulai dari bagaimana memberikan hak terhadap anak yang putus sekolah, memberikan perlindungan dan antisipasi bencana-bencana di daerah, memberikan ruang pendidikan sekolah ramah anak. Itu semua program pemerintah yang benar-benar harus direalisasikan untuk kepentingan anak-anak kita,” pungkas Mustofa.

Recent Posts

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

5 menit yang lalu

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

8 jam yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

8 jam yang lalu

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

MONITOR, Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui…

11 jam yang lalu

Menaker: SDM Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…

18 jam yang lalu

TNI Bangun Sumur Bor untuk Warga Bokimaake melalui Program TMMD

MONITOR, Halmahera Timur - Harapan warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, untuk…

19 jam yang lalu