BOLA NASIONAL

Bersama Arema FC, Makan Konate Akan Permalukan Bekas Klubnya?

MONITOR, Palembang – Bentrok kontra Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 1, di Stadion Jakabaring, Palembang, 21 Juli nanti, akan dijadikan ajang pembuktian khususnya bagi para pemain Arema FC. Ya, dalam laga itu, Arema akan diperkuat beberapa pemain yang sebelumnya dipecat oleh manajemen Laskar Wong Kito-julukan Sriwijaya FC.

Eks pemain Sriwijaya yang kini membela panji-panji tim kebanggaan Aremania, di antaranya Makan Konate, Hamka Hamzah, dan Alfin Tuasalamony. Mereka dibuat bersama lima pemain yang dipecat manajemen Sriwijaya FC di pengujung putaran pertama Liga 1 2018.

Makan Konate mengaku siap diturunkan dalam laga kontra Laskar Wong Kito. Setelah dipecat, Konate langsung berusaha melupakan kebersamaannya dengan Sriwijaya FC. ”Tentu saya harus melupakan masa lalu. Saya pemain profesional. Sekarang saya di Arema dan suatu saat ada di klub lain,” ungkap Konate sebagaimana dilansir Wearemania.

”Saya keluar baik-baik dari Sriwijaya FC, saya juga keluar dari Persib baik-baik. Sekarang saya ke sini untuk kerja maksimal dan membuat Arema lebih bagus dari kemarin,” imbuhnya.

Arema FC juga diuntungkan dengan jadwal jelang melawan Sriwijaya FC. Mereka memiliki kondisi lebih fresh. Terakhir, mereka bertanding 15 Juli lalu. Sementara pemain Sriwijaya FC, baru kemarin sore terkahir kali main.

Artinya, Hamka Hamzah dkk mendapatkan recovery enam hari sebelum waktu pertandingan. Sementara Sriwijaya FC, hanya punya waktu istirahat tiga hari.

“Kami tetap harus mewaspadai mereka. Bisa saja pemain yang selama ini menjadi cadangan ingin membuktikan diri. Jadi, tidak menganggap enteng mereka,” jelas pelatih Arema, Milan Petrovic.

Recent Posts

Kementerian UMKM dan Kemendag Perluas Akses Ekspor Produk Lokal Lewat InaExport

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…

2 jam yang lalu

Kick Off Hari Santri 2026, Menag: Santri Jangan Jadi Penonton, Harus Ikut Menentukan Masa Depan Indonesia

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa santri tidak boleh…

3 jam yang lalu

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

16 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

17 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

20 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

23 jam yang lalu