BOLA NASIONAL

Bajul Ijo Tenggelamkan Ayam Kinantan di Surabaya

MONITOR, Surabaya – Posisi PSMS Medan semakin tenggelam di dasar klasemen sementara Liga 1. Adalah tim berjuluk Bajul Ijo, Persebaya Surabaya yang menenggelamkan skuad Ayam Kinantan (julukan PSMS).

Ya, dalam laga lanjutan Liga 1, Rabu (18/7/2018) PSMS harus menghadapi Persebaya  di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Di hadapan ribuan Bonek Mania, Persebaya menghajar Ayam Kinantan dengan dua gol tanpa balas (2-0).

Tampil di depan pendukungnya sendiri, tim besutan Angel Alfredo Vera sempat tertekan di 15 menit awal babak pertama. Sejumlah peluang berhasil diciptakan PSMS. Sayang tidak ada yang berbuah gol.

Seperti peluang yang dimiliki Firza Andika. Tendangan kerasnya masih membentur pagar hidup pemain Bajul Ijo. Kemudian peluang striker PSMS, Wilfried Yessoh juga masih bisa digagalkan kiper Persebaya, Miswar Saputra.

Kemudian Persebaya mencoba keluar dari tekanan. Hasilnya, Irfan Jaya mampu membawa Persebaya unggul saat pertandingan memasuki menit ke-35. Umpan manja dari sektor kanan benteng pertahanan PSMS tak disia-siakan Irfan untuk membuat Bonek bersorak. Keunggulan Persebaya bertahan hingga turun minum.

Setelah interval babak pertama, PSMS yang selalu kalah dalam empat laga terakhir, menyamakan skor. Namun pertahanan Persabaya yang digalang Otavio Dutra masih terlalu tangguh.

Persebaya nyaris menggandakan keunggulan pada menit 52. Namun sundulan Fandry Imbiri masih melenceng tipis di atas mistar gawang.

Irfan Jaya juga nyaris mencetak gol keduanya pada laga ini andai sepakannya tidak menyamping tipis. Menit ke-58, pemain baru Persebaya, Raphael Maitimo, masuk menggantikan Ferinando Pahabol.

Saat pertandingan menyisakan waktu 10 menit, Persebaya lebih intens menyerang dan lebih menguasai bola. Serangan Persebaya akhirnya berbuah gol lewat David da Silva pada menit ke-89. Persebaya unggul 2-0 atas PSMS. Skor ini bertahan hingga laga usai.

Recent Posts

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

1 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

2 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

3 jam yang lalu

Indonesia Raih Medali 9 Emas di 8 Th Asian Taekwondo Indonesia Championship 2026

MONITOR, Jakarta - Tuan rumah tampil memukau di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026.…

5 jam yang lalu

Pendis Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab MI-MA, Bisa Diunduh Gratis di Website Kemenag

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama telah menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa…

6 jam yang lalu

SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya Harus Jadi Instrumen Pencegahan, Bukan Alat Represi Negara

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menegaskan pembentukan Tim Preventive Strike oleh…

11 jam yang lalu