Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan
MONITOR, Jakarta – Partai Perindo Jakarta sudah selesai mengatarkan kader-kader terbaiknya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) untuk didaftarkarkan sebagai calon anggota legislatif (caleg). Ada sekitar 106 nama yang didaftarkan untuk menjadi wakil rakyat Jakarta.
Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan bahkan mengklaim kalau 106 orang caleg Perindo Jakarta yang didaftarkannya semuanya memenuhi syarat.
“Saya pastikan 106 orang caleg yang kami kirim ke KPUD Jakarta semunya orang bener alias memenuhi syarat. Tak ada satupun yang pernah bermasalah dengan hukum apalagi pernah tersangkut masalah korupsi. Itu tidak ada,” tegas Sahrianta kepada MONITOR, Selasa (17/7/2018).
Bahkan sebagai ketua partai, diriya sudah menyiapkan yang namanya peti mati bagi caleg Perindo yang dikemudian hari terbukti melakukan tindakan korupsi.
“Peti mati disini artinya setiap caleg yang nantinya terbukti melakukan korupsi harus siap menerima kebijakan yang dikeluarkan partai. Kebijakan itu tak lain adalah pemecatan,”tandas Sahrianta.
Lebih jauh, Sahrianta pun mengajak masyarakat Jakarta, sebagai pemilih cerdas jangan sampai salah dalam memilih wakil rakyat. Dari 106 caleg yang dikirim ke KPUD, Partai Perindo siap menjadi yang terbaik buat warga Jakarta.
“Partai Perindo siap mengayomi masyarakat menuju masyarakat sejahtera,”pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…