BERITA

Kebakaran di Ancol Renggut Nyawa Seorang Petugas Damkar

MONITOR, Jakarta – Seorang petugas pemadam kebakaran lapak di jalan Ancol Selatan RT 24/RW.01, Kel. Sunter Agung Kec. Tj Priok, Jakarta Utara meninggal dunia.

Korban bernama Khaerudin (41) menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan menuju Rumah Sakit. Diduga, ia meninggal dunia karena keracunan CO2.

Sebagaimana diketahui, Khaerudin bersama rekan-rekannya saat itu bertugas memadamkan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB pagi. Api melahap kawasan lapak pengepul dengan cepat.

Berdasarkan informasi yang dilaporkan BPDB DKI, insiden nahas tersebut akhirnya berhasil ditangani oleh sebanyak 16 Unit Damkar, PLN, PMI, AGD, Polsek, Satpol PP dan Koramil.

Pemadam Kebakaran melakukan pendinginan terhadap lebih dari 20 bedeng yang hangus terbakar.

Recent Posts

Menag Dorong UIN Jakarta Jadi PTKIN-BH Pertama di Indonesia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong percepatan transformasi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…

2 jam yang lalu

Atasi Masalah Dana Situs Sejarah, DPR Desak Revisi UU Cagar Budaya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menyoroti persoalan pelik dalam…

5 jam yang lalu

Dirut Jasa Marga: 178 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-4 Libur Tahun Baru Imlek 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…

9 jam yang lalu

Pengisian PDSS SPAN PTKIN 2026 Meningkat, Ketua Panitia PMB PTKIN Apresiasi Peran Humas

MONITOR, Surabaya - Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik…

13 jam yang lalu

Menhan Didampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Yonif TP 852/ABY

MONITOR, Jakarta - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Wakil Panglima TNI…

16 jam yang lalu

Menag Lepas Parade Budaya Widyalaya di Bali, Teguhkan Pendidikan dan Ekoteologi

MONITOR, Denpasar - Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, secara resmi membuka Parade Budaya Bhakti Pertiwi…

17 jam yang lalu