NASIONAL

Komisi V Akan Evaluasi Rentetan Tenggelamnya Kapal

MONITOR, Jakarta – Insiden tenggelamnya kapal yang belakangan terjadi, menuai simpati dari para anggota dewan. Seperti Politikus PDI Perjuangan Alex Indra Lukman, yang turut berduka cita atas rentetan tenggelamnya kapal, mulai dari KM Sinar Bangun di Danau Toba hingga KMP Lestari Maju yang melayani rute pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, ia berencana akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) untuk mengevaluasi terkait penyebab kejadian yang menelan korban jiwa itu.

“Terkait rentetan musibah kapal tentu kita ikut berduka, kebetulan nanti malam akan ada rapat dengan Dirjen Hubla terkait evaluasi APBN tahun 2018 dan rapat itu juga akan kita gunakan untuk mendalami secara detail secara lengkap penyebab musibah kapal ini,” kata Alex di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7).

Ia menegaskan, kejadian tenggelamnya kapal harus dikroscek faktor penyebabnya apakah cuaca atau akibat kelalaian dan lemahnya pengawasan di pelabuhan syahbandar. Dengan begitu, duduk permasalahan akan diketahui sehingga sanksi yang diberikan nanti bisa memberikan efek jera terhadap lengahnya pengawasan.

“Kita harus melihat apakah musibah kapal ini akibat cuaca atau alam. Kalau itu di luar kuasa kita tapi kalau itu akibat human error, atau lemahnya pengawasan tentu kita akan mendorong agar komisi V dalam rapat mengeluarkan rekomendasi yang mengikat pemerintah untuk memperketat pengawasan dan memberikan sanksi yang tegas apabila terjadi lagi kelalaian yang menyebabkan korban jiwa,” tandas Poliisi PDIP ini.

Seperti diketahui, Kapal tenggelam kembali terjadi setelah KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, kali ini rute pelayaran kapal penumpang nasional, yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP) Lestari Maju dikabarkan mengalami oleng dan karam di atas karang, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7).

Recent Posts

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

44 menit yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

60 menit yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

17 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

3 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

3 hari yang lalu