NASIONAL

PAN Sesumbar Bakal Jadi Incaran Banyak Parpol

MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) cukup mempertimbangkan kriteria sosok calon presiden harus mampu mengentaskan masalah ekonomi di Indonesia. Sejauh ini, PAN masih berkutat di tataran pembahasan internal partai untuk pengerucutan sejumlah nama.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan. “Yang pasti kalau parpol hitung hitungannya last minute sekarang. Tetapi paling tidak hal-hal yang terkait dengan perkembangan kondisi ekonomi pertimbangan kondisi pemerataan penyediaan lapangan pekerjaan kemudian terkait stagnasi distribusi barang dan jasa, dan segala macam itu menjadi pertimbangan seseorang yang akan maju dalam capres. Artinya kalau seseorang yang maju siapa capres dia harus memiliki tim ekonomi yang sangat tangguh,” kata Taufik saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, sosok capres dan arah koalisi PAN masih akan ditentukan dalam Rakernas kedepan. Taufik bahkan merasa yakin partainya kini menjadi incaran, ibarat gadis seksi sehingga kemungkinan semua parpol membuka pintu untuk berkoalisi.

“PAN kan ibarat gadis yang seksi semua minta untuk berkoordinasi melakukan komunikasi dengan PAN sepanjang finalisasi sikap PAN ada di Rakernas,” tukasnya.

“Tidak hanya dari Gerindra saja. Dari teman teman PDIP komunikasi, Golkar komunikasi, Gerindra,” tambahnya.

Menurutnya hal itu tidak bermasalah. Dia menjelaskan, dalam berpolitik sah saja untuk menjalin komunikasi dengan parpol manapun apalagi menuju pendaftaran capres yang semakin dekat. Namun yang terpenting calon pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyat dan tak terhimpit masalah ekonomi.

“Artinya itu sah-sah saja setiap parpol melakukan proses komunimasi politik dengan siapapun sepanjang batas waktu tadi last minute injury time tidak terlewati dan tentunya sekali lagi masih mundurnya para calon-calon itu salah satu pertimbangan kondisi ekonomi kita yang sedang sangat harus diperhatikan karena sedang mengalami krisisi ekonomi,” tandasnya.

Recent Posts

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

8 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

10 jam yang lalu

Mei, Gerakan Sosial, dan Ancaman Keamanan Nasional

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…

13 jam yang lalu

Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta Bela Saiful Mujani: Ini Bukan Makar, tapi Kritik Total

MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

14 jam yang lalu

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

1 hari yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

1 hari yang lalu