BUMN

Pertamina EP Cepu Adakan Sharing Session Implementasi Good Corporate Governance

MONITOR, JAKARTA – Dalam rangka menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan ko­mitmen perusahaan terhadap anti fraud, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) mengadakan sharing session di ruang Banyu Urip-Jambaran gedung Patra Jasa.

Direktur Pengawasan Badan Usaha Perminyakan dan Gas Bu­mi Badan Pengawasan Ke­uang­an dan Pembangunan (BPKP) Yus Muharam didaulat menjadi pembicara dalam acara tersebut dan tim dari BPKP Yusmawati .

Dalam presentasinya, Yus Muharam menjelaskan bahwa kedudukan dan peran BPKP sebagai lembaga negara yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan ke­uangan negara/daerah dan pembangunan nasio­nal.

“Kami melakukan penga­wasan intern, baik assurance (setelah proses, penindakan) maupun consulting (sebelum/selama proses, pencegahan),” jelasnya, Senin (2/7).

Menurut Undang-undang Tipikor, yang dimaksud fraud adalah sekumpulan tindakan yang tidak diizinkan dan melanggar hukum yang ditandai dengan adanya unsur kecurangan yang disengaja.

Yus Muharam men­je­laskan, PEPC sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) berdasarkan UU No. 10 Tahun 2003 bukan merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Oleh karena itu, jika terjadi ke­curangan atau korupsi di anak perusahaan BUMN, menurut BPKP tindakan tersebut masuk dalam kategori tindak pidana umum dan tidak dapat diproses menurut UU Tipikor.

“Karena anak perusahaan bukan BUMN dan fraud menurut UU Tipikor adalah yang merugikan keuangan negara atau perekenomian negara,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan Yusmawati, salah seorang tim BPKP bahwa menurutnya, proses governance digunakan untuk memastikan bahwa proses bisnis sudah berjalan sebagaimana mestinya. Yusmawati juga menjelaskan tentang Pengawasan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal ini terkait dengan proyek pengembangan lapangan unitisasi gas JTB yang ditetapkan sebagai salah satu PSN (menurut lampiran Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 58 Tahun 2017).

Recent Posts

IPW: Wacana Kapolri dari Kalangan Sipil Sarat Muatan Politik dan Berpotensi jadi Alat Tawar Pembahasan RUU Polri

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai,…

6 jam yang lalu

FEBI dan Pusat Bisnis UID Gelar Market Day, Bangun Jiwa Wirausaha untuk Indonesia Emas 2045

MONITOR, Depok – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pusat Bisnis Universitas Islam Depok…

10 jam yang lalu

AHU Kemenkum Sahkan Yayasan Pendidikan, UIN Jakarta Fokus Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa legalitas Yayasan…

16 jam yang lalu

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Ambil Peran Strategis di Industri Gula Nasional

MONITOR, Kediri - Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri…

16 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi bagi Peserta MagangHub Batch 2

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…

16 jam yang lalu

Kiai Manarul Hidayat Restui Gus Hery Haryanto Azumi Maju Calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35

MONITOR, Depok – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, dukungan terhadap munculnya kader-kader terbaik…

1 hari yang lalu