NASIONAL

DPR Dukung Kementan “Black List” Perusahaan Importir Bawang Palsu

MONITOR, Jakarta – Maraknya modus operandi para mafia pangan membuat banyak petani dan masyarakat cemas. Belakangan, pemalsuan produk komoditas pangan menjadi sorotan, sebab hal itu jelas merugikan masyarakat.

“Ini jelas bertentangan dengan UU hortikultura, UU Pangan dan UU perlindungan Pemberdayaan Petani yg secara jelas juga mengatur tentang sangsi pidananya,” ujar mantan pimpinan Komisi IV DPR, Firman Soebagyo, dalam keterangan yang diterima MONITOR, Senin (2/6).

Firman pun mendukung penuh kebijakan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang secara tegas memblack list perusahaan-
perusahaan yang melakukan impor bawang palsu tersebut.

Ia pun meminta secara tegas kepada aparatur penegak hukum dimulai dari satgas pangan, Kepolisian RI dan aparat penegak hukum lainya tidak mengabaikan proses hukumnya karena jelas perilaku importir tersebut adalah melanggar hukum dan sudah memenui unsur pidananya karena pemalsuan.

“Masyarakat dan khususnya petani yang dirugikan turut serta mendukung Kementerian Pertanian dan melakukan upaya tuntutan secara proses hukun kepada pelaku mafia/ importir pangan yang memperkaya diri dari melakukan import bawang palsu ini,” seru dia.

“Kalau perlu swiping bersama aparatur penegak hukum lainnya ke pasar-pasar dan memusnahkan, karena bawang palsu tersebut sudah masuk ke pasar-pasar,” tambahnya.

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

5 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

5 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

13 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

4 hari yang lalu