POLITIK

Ini Kata SMRC terkait Perolehan Suara Sudrajat-Syaikhu di Pilgub Jabar

MONITOR, Jakarta – Pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) menempati posisi kedua di bawah Ridwan-Uu Ruzhanul berdasarkan hasil penghitungan cepat atau quick count sejumlah lembaga survei.

Perolehan suara paslon yang didukung Gerindra, PKS, dan PAN itu mematahkan survei elektabilitas yang menempatkan mereka di posisi tiga dengan tingkat elektabilitas tak lebih dari 15 persen.

Lalu apa kata lembaga survei terkait melejitnya perolehan suara pasangan Asyik dari survei elektabikitas sebelum pelaksanaan pilkada tersebut?

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan menduga bahwa pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menarik suara pendukung pesaing-pesaingnya, Ridwan Kamil (RK) dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

“Dugaan kita, pasangan Asyik partai pendukung dan timnya itu cenderung menarik jumlah yg sebelumnya memilih Ridwan Kamil dan 2DM,” kata Djayadi saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).

Lebih lanjut, Djayadi menyebut jika kubu Asyik yaitu Partai Gerindra dan PKS berusaha merebut suara masyarakat di Pilgub Jabar 2018. Mengingat, Jabar merupakan daerah basis Gerindra-PKS.

“Saya kira, kubu Asyik baik PKS dan Gerindra serta tim Prabowo itu sedapat mungkin ingin membuktikan agar meraih suara pendukung, karena itu daerah basis mereka,” tandasnya.

Sebagai informasi, sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Sudrajat dan Syaikhu diposisi kedua dalam hasil hitung cepat atau quick count pilkada Jawa Barat.

SMRC misalnya merilis hasil quic count pilkada Jabar sebagai berikut :

1. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 32,26 persen.

2. Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 12,77 persen.

3. Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 29,58 persen.

4. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 25,38 persen.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu