POLITIK

Mustofa Widjaya Berharap Pilkada Serentak Berjalan Aman, Lancar dan Demokratis

MONITOR, Batam – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Daerah yang akan mengikuti pilkada serentak tersebut terdiri 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten, dengan total 171 daerah. Semua pihak pasti berharap pilkada berjalan dengan lancar aman dan tanpa ada kerusuhan dimana-mana. Hal itu disampaikan pembina Forum Kepri Bersatu (FKB) Mustofa Widjaya, saat berdiskusi dengan puluhan anggota FKB dan awak media di kawasan Batam Center, Selasa (26/6).

Anggota dewan pakar ICMI Pusat ini juga meminta, pengamanan dari pihak Polri dan TNI harus semakin baik. Selain itu, menurutnya yang tidak kalah penting lagi adalah partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk menjaga situasi saat Pilkada berlangsung. “Yang paling penting itu kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada berlangsung, jika kita semua sadar maka secara sendirinya Lilkada akan berjalan lancar,” ajak Mustofa.

Lebih lanjut, masyarakat saat ini sambung Mustofa, sudah memiliki pengetahuan banyak terkait Pilkada langsun juga sudah cerdas dalam menentukan pilihannya, asal tetap saling menghargai lerbedaan pilihan. “Perbedaan pilihan itu hal yang wajar, yang paling oenting adalah saling menghargai antar sesama demi menjaga lersatuan masyarakat,” jelasnya.

Pria yang akan maju sebagai calon anggota DPD RI di Pemilu 2019 ini menginginkan Pilkada serentak 2018 ini berjalan lancar sebagaimana cita-cita demokrasi. “Indonesia adalah negara demokrasi besar setelah Amerika dan India, maka harus dijunjung nilai-nilai demokrasi termasuk dalam hal kontesasi Pilkada ini, agar berjalan dengan lancar sebagaimana pemilu yang dilakukan negara -negara besar lainnya yang menerapkan sistim demokrasi seperti Amerika Serikat,” harapnya.

Terkait pencalonannya maju sebagai calon DPD RI di Pemilu 2019 nanti, pihaknya selalu menekankan nilai-nilai persatuan dalam demokrasi. “Semua harus mengutamakan nilai persatuan dan kesatuan untuk kemajuan daerah. Karena persatuan yang kuat adalah kunci untuk kemajuan daerah. Jika daerah sudah maju maka kesejahteraan rakyat sudah pasti bisa dinikmati bersama, karena itu akan saling berkaitan,” pungkas Mustofa.

Recent Posts

Kelola Dana Umat, Menhaj Irfan Yusuf: Haji 2026 Harus Bersih!

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penguatan…

12 menit yang lalu

Bantu Korban Bencana Sumut, Kemenag Beri Rp50 Juta per Masjid dan Musala

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyalurkan bantuan kepada lembaga keagamaan…

2 jam yang lalu

DPR Pertanyakan Nasib Perpusnas Usai Anggaran 2026 Dipangkas Drastis

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional…

3 jam yang lalu

Kukuhkan 7 Profesor Baru, UIN Jakarta Kini Miliki 151 Guru Besar: Terbanyak di Lingkungan PTKIN

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mencatatkan sejarah baru dalam penguatan…

4 jam yang lalu

Haji 2026 Diperketat, Kelayakan Kesehatan Jemaah Kini Ditentukan Lewat Aplikasi

MONITOR, Jakarta - Menjelang keberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah…

5 jam yang lalu

Kritik Panji Pragiwaksono Memanen Tawa, Melemahkan Publik

Oleh: Teguh Pati Ajidarma* Pandji Pragiwaksono memilih berdiri di panggung stand-up comedy sebagai pengkritik sosial.…

5 jam yang lalu