BISNIS

AirAsia gandeng Joox sediakan Layanan Musik di Pesawat tanpa Internet

MONITOR, Jakarta – Penyedia layanan musik digital daring, Joox menjalin kesepakatan dengan maskapai AirAsia Group Indonesia untuk mengolaborasikan dua unsur penting yang sedang diminati dan saling melengkapi, yaitu musik dan travel.

Melalui kolaborasi ini, para penumpang AirAsia mendapatkan kesempatan mengakses katalog musik JOOX tanpa internet selama menempuh perjalanan dan program Fly Away yang menggabungkan kegiatan menonton konser musik dengan traveling.

Benny Ho, Senior Director of Business Development, International Business Group, Tencent mengutarakan bahwa kolaborasi ini adalah untuk tetap dapat memberikan layanan musik berkualitas bagi penggunanya dalam segala kondisi.

“Sebagai market leader di Indonesia, kami berusaha untuk mengerti hal-hal yang tengah menjadi trend di kalangan anak muda. Travel dan konser musik merupakan dua hal yang selalu bersinggungan. Oleh sebab itu bekerja sama dengan AirAsia merupakan salah satu hal yang dapat menunjang trend tersebut dan sejalan dengan komitmen JOOX yaitu bahwa musik dapat didengarkan dimanapun dan kapanpun” ungkap Benny Ho.

Benny menambahkan, jika selama ini musik streaming hanya dapat dinikmati dengan internet dan hal ini tidak dapat dilakukan saat penumpang berada di dalam pesawat, maka JOOX dan AirAsia menghadirkan program.

Seluruh penumpang AirAsia yang melakukan pembelian rute domestik selama periode 28 Mei – 28 Juni 2018 dapat menikmati layanan JOOX VIP selama 1 bulan. Musik dapat dinikmati saat mereka melakukan perjalanan dengan mengunduh lagu-lagu favorit sebelumnya dan memutarnya melalui aplikasi JOOX mereka saat perjalanan ditempuh.

Sementara itu, bagi AirAsia sendiri, kolaborasi dengan JOOX ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan mereka untuk menyempurnakan pengalaman perjalanan dengan membuat setiap konsumen tetap terhibur di pesawat dan menjadikan konser musik sebagai salah satu destinasi travel.

Rifai Taberi, Direktur Niaga AirAsia Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat antusias menyambut kerja sama ini.

“Sebagai maskapai penerbangan hemat yang beroperasi di Asia Pasifik, kami selalu mengedepankan kenyamanan bagi seluruh penumpang kami. Selaras dengan komitmen kami untuk terus bertransformasi secara digital, kerjasama ini merupakan langkah awal untuk memberikan pengalaman penerbangan yang berkesan dengan beragam musik yang dapat dipilih dan dinikmati dengan cuma-cuma,” tutur Rifai.

Lebih lanjut, Rifai meyakini kolaborasi dengan JOOX ini membantu maskapainya dapat bersaing dengan maskapai lain, terutama dalam memberikan nilai tambah (added value).

“Dalam lanskap yang kompetitif saat ini, terus berinovasi dan berfokus terhadap kebutuhan pelanggan merupakan komponen penting bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas dan menjadi pilihan utama para pelanggan,” ungkap Rivai.

Recent Posts

Diplomasi Al-Qur’an, Kemenag Gandeng 4 Lembaga Mesir di CIBF 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di…

1 jam yang lalu

Komisi XI DPR Evaluasi Pengendalian Inflasi Sumut Jelang Ramadan

MONITOR, Jakarta - Komisi XI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Provinsi Sumatera…

2 jam yang lalu

Implementasi Human Capital Berbasis Teknologi Digital, Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di IHCBA 2025

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan implementasi pengelolaan human capital berbasis teknologi…

4 jam yang lalu

Menag Puji Kolaborasi Relawan dan Media Tangani Bencana Cisarua

MONITOR, Jakarta - Di tengah duka yang masih menyelimuti Bandung Barat, aktivitas kemanusiaan tak pernah…

4 jam yang lalu

ASDP Perkuat Koneksi Papua Barat Daya, Layani 64 Ribu Penumpang di 2025

MONITOR, Sorong - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus membuktikan komitmennya dalam mendukung integrasi wilayah…

5 jam yang lalu

Di Kairo, Kemenag Perkenalkan Ekoteologi sebagai Solusi Krisis Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial.…

7 jam yang lalu