İlustrasi gambar PLN (net)
MONITOR, Jakarta – PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Dis Jaya) memiliki rencana untuk mengembangkan fasilitas Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) dengan daya pengisian baterai mobil listrik super cepat (fast charging).
Hal ini diungkapkan General Manager PLN Dis Jaya, Ikhsan Asaad, saat menerima kunjungan kerja Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Agus Triboesono, Rabu (14/6) kemarin.
Untuk diketahui, pembangunan SPLU fast charging ini dilakukan agar mampu mengurangi hambatan dalam pengisian baterai pada mobil listrik biasa yang umumnya membutuhkan waktu pengisian baterai yang cukup lama.
“PLN akan mengembangkan SPLU dengan berbagai fitur antara lain, meggunakan transaksi NFC, E-Money QR Code, serta fasilitas fast charging,” ujar Ikhsan.
SPLU merupakan fasilitas pengisian listrik yang disediakan PT PLN untuk melayani kebutuhan listrik di tempat umum serta dukungan untuk kebutuhan kendaraan listrik. Saat ini telah terpasang lebih dari 1.411 titik di wilayah DKI Jakarta yang dapat dicari dengan menggunakan google map.
“Selama ini SPLU-SPLU yang dibangun PLN digunakan oleh membantu mendekatkan akses listrik untuk pedagang kaki lima. Karena selama ini banyak yang “mencantol” listrik yang sangat berbahaya sekali. Nah kita bantu dia dan mereka tinggal membeli token listriknya saja,” jelas Ikhsan.
PLN lanjut Ikhsan, saat ini terus memantau SPLU mana yang efektif dan yang tidak efektif dan jika dirasakan kurang efektif maka SPLU tersebut akan direlokasi ketempat lain.
SPLU akan terus dikembangkan fasilitasnya sehingga pemanfaatannya menjadi beragam. “Kita terus mengembangkan SPLU, termasuk dipakai sebagai charger station untuk kendaraan listrik. Saat ini untuk yang standar sudah bisa dipakai dan kita sudah melakukan kerjasama dengan produsen mobil listrik seperti BMW,” tambah Ikhsan.
Saat SPLU fast charging telah tersedia, maka untuk pengisian ulang daya mobil listrik hanya memerlukan waktu 20-30 menit. Direncanakan SPLU jenis ini telah tersedia pada akhir tahun 2018.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…