MONITOR, Banten – Corporate Secretary PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) “Indonesia Ferry” (Persero), Imelda Alini menyarankan bagi para pemudik yang ingin menyebrangi pulau sumatera dari pulau jawa agar melakukan perjalanan mudik ketika siang hari.
“Kita menghimbau sebagaimana kemarin juga Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) juga bilang ke ASDP untuk sosialisasi kepada pemudik agar berangkat di siang hari,” kata Imelda saat ditemui di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (12/6).
Hal tesebut dikatakan olehnya, menyusul situasi arus mudik pelabuhan merak yang sepi pada siang hari.
Pantauan awak media MONITOR di lokasi, situasi di Pelabuhan Merak sedikit lenggang, antrian kendaraan seperti truk dan kendaraan pribadi tidak nampak. Sebab, hal itu menyusul keinginan dari pemudik agar setibanya di Pelabuhan Bakauheni pada siang hari.
“Ini karena faktor keamanan. Mereka ingin begitu sampai di Lampung sudah pagi, jadi mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan (ke kampung halaman) kalau sudah sampai Bakauheni,” ujarnya.
Ia menuturkan, bahwa penumpukan para pemudik yang nyebrang pada malam hari menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan di Pelabuhan Merak.
“Sekarang bisa dilihat kan siang hari kosong,” tukasnya.
Lebih lanjut, menurutnya, arus lalu lintas yang megarah ke pulau Sumatera dan sekitarnya sudah aman untuk dilalui apalagi sudah pihak kepolisian sudah berjaga disetiap pos mudik. Bahkan, menurutnya, Penerangan jalan pada jalur lintas sumatera sudah sangat memadai.
“Jadi kami jamin security mereka terjamin kalau mereka sampai Lampung malam hari,” ungkapnya.
Sementara itu, dilain sisi menurutnya ada yang lebih menarik pada mudik kali ini. demi menarik minat masyarakat untuk mudik lewat Pelabuhan Merak pada siang hari, pihak ASDP menyediakan hadiah bagi para pemudik pada siang hari yang menggunakan tiket online.
“Ada dorprise. Kita siapkan dua sepeda motor, bagi pemudik yang nomor pesanan tiketnya keluar diundi,” tandasnya.
Sebagai informasi, malam ini diprediksi sebagai puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten. Pihak Kepolisian mengatakan sampai H-3 pergerakan penumpang dan kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni baru sekitar 30%.
Ada dua kemungkinan yang 70% belum melintas yaitu kemungkinan berpindah ke moda transportasi udara dan masyarakat masih menunggu libur karena terutama karyawan swasta.
MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…
MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…
MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…