Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Jakarta (dok: aktual)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai bahwa figur seorang Amien Rais sebagai putra terbaik bangsa yang mengerti betul terkait sistem demokrasi Indonesia saat ini.
Karena itu, menjadi wajar ketika sosok seorang Amien Rais kemudian diusung untuk maju dalam kontestasi di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti.
“Saya mengatakan bahwa Pak Amien itu di antara putera terbaik bangsa Indonesia yang mengawal transisi kita dari peralihan rezim otoriter kepada rezim demokrasi sekarang dalam reformasi yang berkelanjutan,” kata Fahri di Jakarta, Senin (11/6).
“Dan Selama lebih dari 20 tahun ini beliau konsisten menjaga dan dia tahu bahwa kapasitas mesin demokrasi yang kita miliki ini luar biasa tapi, kemudian pemimpinnya tidak memadai,” tambahnya.
Ia pun menilai kemungkinan besar munculnya nama Amien Rais didasari perasaan bahwa pemimpinnya tidak memadai maka beliau yang sebenarnya masih berusia 74 tahun terinspirasi dengan orang seperti Mahathir yang kembali berkuasa karena ada penyimpangan dalam kepemimpinan, dalam mengelola pemerintahan.
“Jadi dari perspektif itu kita bisa mengerti kenapa beliau didorong oleh teman-temannya untuk mencalonkan diri kembali dan saya kira itu sesuatu yang wajar selama menurut Undang-Undang itu dibolehkan, tidak ada halangan saya kira,” papar polikus PKS tersebut.
“Dulu kita mengusulkan agar threshold 0%, sebenarnya dalam rangka itu tapi kan kemudian dikerucutkan menjadi 20% yang menyebabkan kita memiliki sedikit calon pemimpin. Saya kira terobosan Pak Amien ini positif untuk ke depan,” pungkas Fahri.
NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…
MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa santri tidak boleh…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…
MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…